Baznas daftarkan 1.000 warga Kepulauan Seribu kepesertaan BPJamsostek

Baznas daftarkan 1.000 warga Kepulauan Seribu kepesertaan BPJamsostek

Kepala Divisi Pendistribusian Baznas, Ahmad Fikri (kanan) menyerahkan simbolis bantuan kepada Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad (kiri) di Kantor Bupati Pulau Pramuka, Kamis (25/6/2020). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

diharapkan ada donatur lain yang membantu warga Kepulauan Seribu menjadi anggota BPJamsostek
Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendaftarkan 1.000 warga di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

“Mudah-mudahan ada lagi donatur dan jumlahnya bisa bertambah lagi dari angka 1.000 yang sudah didaftarkan,” kata kepala divisi pendistribusian Baznas, Ahmad Fikri di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, Kamis.

Ahmad menjelaskan beberapa waktu terakhir Baznas bekerjasama dengan BPJamsostek dan BNPB serta gugus tugas nasional percepatan penanganan COVID-19, telah mendaftarkan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 5.000 relawan.

Baca juga: BPJamsostek bayarkan santunan kematian di Kepulauan Seribu

“Orang-orang yang ditinggalkan keluarganya, betul-betul dalam kondisi yang semakin sulit,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap apa yang sudah dikerjakan Baznas saat ini dapat berkontribusi untuk masyarakat dan umat secara keseluruhan.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengucapkan terimakasih kepada Baznas yang sudah membantu mendaftarkan 1.000 warga, sekaligus membayarkan iuran selama tiga bulan pertama.

Baca juga: BPJAMSOSTEK dorong peserta yang di-PHK ikuti program vokasi

“Tiga bulan pertama gratis, tetapi bulan berikutnya bayar sendiri Rp16.800 per bulan,” ujar Bupati.

Sementara itu Deputi Direktur Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring mengatakan bantuan itu yang dilakukan Baznas dapat memicu perusahaan lain yang memiliki dana tanggung jawab sosial untuk melakukan hal yang sama.

“Jika ada perusahaan yang ada di sekitar Kepulauan Seribu dapat melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan program tersebut,” jelas Cotta.

Baca juga: Dirut BPJAMSOSTEK jamin kelancaran pelayanan kepesertaan

Namun kata dia, mereka yang sudah dibantu Baznas selanjutnya dapat diedukasi bahwa mereka memiliki tanggung jawab terhadap jaminan sosial yang mereka miliki.

“Setidak-tidaknya, jika dalam tiga bulan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mereka sudah terlindungi,” jelas Cotta.

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPJamsostek bantu pekerja terkena PHK dan dirumahkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar