Prancis, Jerman, Italia serukan diakhirinya pertempuran di Libya

Prancis, Jerman, Italia serukan diakhirinya pertempuran di Libya

Warga berada di Alun alun Martir di Tripoli, Libya, Kamis (16/1/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ismail Zitouny/nz/djo

Mengingat meningkatnya risiko atas memburuknya situasi di Libya ... Perancis, Jerman dan Italia menyerukan semua pihak di Libya untuk segera menghentikan pertempuran tanpa syarat
Paris (ANTARA) - Perancis, Jerman dan Italia pada hari Kamis (25/6) menyerukan pasukan di Libya untuk menghentikan pertempuran dan bagi pihak luar untuk menghentikan campur tangan serta mendorong pembicaraan politik kembali ke jalurnya.

"Mengingat meningkatnya risiko atas memburuknya situasi di Libya ... Perancis, Jerman dan Italia menyerukan semua pihak di Libya untuk segera menghentikan pertempuran tanpa syarat," kata negara-negara itu dalam sebuah pernyataan bersama.

"Mereka juga mendesak pihak asing yang selama ini terlibat di Libya untuk mengakhiri semua campur tangannya dan untuk sepenuhnya menghormati embargo senjata yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB."

Hubungan antara sekutu NATO yaitu Perancis dan Turki telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir karena konflik Libya.

Baca juga: Presiden Mesir sebut negaranya berhak ikut campur konflik di Libya

Baca juga: IOM: Puluhan migran berhasil diselamatkan di lepas pantai Libya

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemacetan lalu lintas sepanjang 760 km landa Prancis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar