Polisi Jakarta Selatan ajak masyarakat lapor narkoba via aplikasi QLUE

Polisi Jakarta Selatan ajak masyarakat lapor narkoba via aplikasi QLUE

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan didampingi anggota komunitas HDCI memberikan imbauan tentang bahaya narkoba dan meminta masyarakat waspada dengan melapor ke aplikasi QLUE, di Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

silahkan masyarakat menyampaikan laporan melalui aplikasi itu
Jakarta (ANTARA) - Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan mengajak masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) melalui aplikasi QLUE.

"Kita punya akses pelaporan melalui media sosial, aplikasi QLUE yang sudah ada, silahkan masyarakat menyampaikan laporan melalui aplikasi itu," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung bersama komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) dalam aksi simpatik di Bundaran Senayan, Jakarta, Jumat.​​​​​​​ 

Vivick menyebutkan aplikasi QLUE yang dikembangkan oleh Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan merupakan layanan pelaporan untuk memberantas narkoba berbasis teknologi informasi (IT).

Aplikasi tersebut telah diluncurkan sejak 2016, hingga kini tercatat sudah ada 400 laporan yang masuk dan ditanggapi oleh pihak Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

"Memang tidak terlalu banyak, oleh karena itu kita mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi ini, terlebih di masa pandemi COVID-19 ini," kata Vivick.

Menurut Vivick, walau pelaporan masyarakat lewat aplikasi tersebut belum signifikan, tetapi penyidik Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan terus melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya.

Terbukti selama masa pandemi COVID-19 ini banyak pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan yang diungkap oleh penyidik.

"Selama pandemi ini kita (penyidik) justru semakin sibuk, aktivitas makin tinggi kegiatan-kegiatan untuk mengingatkan masyarakat terkait COVID-19," kata Vivick.

Pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020, lanjut Vivick, pihaknya mengingatkan masyarakat harus terus waspada mengenai narkoba.

"Narkoba sudah benar-benar membuat masyarakat dari semua lapisan menghadapi situasi sulit, peringatan HANI ini untuk mengingatkan kita harus terus waspada," kata Vivick.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta raih penghargaan BNN RI pada perayaan HANI 2020
Baca juga: Firli Bahuri: Korupsi dan narkotika sama-sama kejahatan luar biasa


 

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BNN ungkap kasus penyelundupan narkoba di era pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar