Ketua IKAPPI: Protokol kesehatan terus didorong di pasar tradisional

Ketua IKAPPI: Protokol kesehatan terus didorong di pasar tradisional

Tangkapan layar Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri dalam diskusi Gugus Tugas COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta pada Sabtu (27/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

mengubah kebiasaan lama itu tidak mudah
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri memastikan bahwa protokol kesehatan terus didorong untuk dilaksanakan di pasar tradisional untuk mencegah penularan COVID-19.

"Memang kami harus akui bahwa tempat berkumpul itu punya potensi cukup besar untuk penularan COVID-19 salah satunya pasar tradisional," kata Mansuri dalam diskusi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta pada Sabtu.

Pasar tradisional, tegas dia, adalah salah satu pusat distribusi yang digunakan oleh masyarakat dan karena itu menjadi penting untuk menjaganya agar tetap aman dari penularan COVID-19.

Menurut data dari IKAPPI, sekitar 768 kasus positif ditemukan di 112 pasar. Jika dibandingkan dengan 14.350 pasar tradisional, jumlah pasar yang memiliki kasus positif terbilang sedikit tapi Mansuri memastikan itu akan menjadi bagian ikhtiar IKAPPI untuk membuat pasar tetap aman dari COVID-19.

Baca juga: Pedagang pasar tradisional positif COVID-19 meninggal dunia

Baca juga: Relawan COVID-19 lakukan edukasi protokol kesehatan di 10 pasar


Salah satu caranya adalah mendorong digalakkan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional seperti pemakaian masker, pengadaan tempat mencuci tangan, pemeriksaan suhu, penjagaan jarak dan pemakaian sekat plastik untuk menghindari kontak dekat pedagang dan pembeli.

Mansuri mengatakan IKAPPI akan terus mendorong penyediaan tempat mencuci tangan di sudut-sudut blok pasar dan penggunaan masker dengan benar oleh pedagang serta pengunjung.

"Terus kami dorong melalui spanduk dan disampaikan secara terus menerus di pasar adalah menggunakan masker. Kadang-kadang masyarakat kita atau pedagang, saya harus akui mengubah kebiasaan lama itu tidak mudah, tetapi harus terus kita sampaikan menggunakan masker itu sangat penting," kata dia.

Untuk kegiatan jual beli terus berjalan di pasar tradisional, IKAPPI mendorong pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan mereka untuk melakukan pemeriksaan suhu untuk masuk ke area pasar.

Baca juga: Klaster pasar bermunculan, LIPI: Perilaku yang sangat kompleks

Baca juga: Pengelola pasar tradisional diminta tingkatkan disiplin dampak pandemi

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkab Batang ubah pasar tradisional jadi pasar digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar