Riau miliki 14.980 pemilih pemula di Pilkada 2020

Riau miliki 14.980 pemilih pemula di Pilkada 2020

Ilustrasi - Sejumlah warga melihat papan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT). ANTARA/Ogen/am.

Pekanbaru (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau mengumumkan ada 14.980 pemilih pemula yang ikut memilih pada Pilkada 2020 di wilayahnya yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

"Jumlah ini sudah final disampaikan KPU RI ke KPU Provinsi Riau," kata Koordinator Divisi Perencanaan Program dan Data Pemilih KPU Provinsi Riau Abdul Rahman di Pekanbaru, Sabtu.

Calon pemilih pemula atau "swing voters" ini akan memiliki hak memilih pada pemilihan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota di sembilan wilayah di Riau pada 9 Desember 2020.

Baca juga: KPU terima 456.256 pemilih pemula DP4 tambahan untuk Pilkada 2020

"Penyerahan data pemilih pemula ini merupakan amanah UU Pemilu sebagai wujud dari usaha merealisasikan data pemilih bersih menuju pemilu berkualitas," katanya.

Acara penyerahan data pemilih pemula ini pekan lalu dilaksanakan di kantor KPU Republik Indonesia yang dihadiri oleh para komisioner anggota Bawaslu, anggota DKPP dan Kementerian Dalam Negeri.

Data pemilih pemula yang diterima ini langsung diteruskan ke sembilan KPU kabupaten/kota sebagai data calon pemilih tambahan untuk Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang telah diserahkan pada bulan Februari lalu.

Baca juga: KPU: jumlah DPTb III 800.219

Di antara sembilan daerah yang menggelar pilkada itu, calon pemilih pemula Kabupaten Rokan Hilir adalah yang paling banyak dengan jumlah 3.079 pemilih, kemudian Rokan Hulu (2.552), Indragiri Hulu (1.910), Bengkalis (1.735), Pelalawan (1.617), Kuantan Singingi (1.421), Siak (1.139), Kepulauan Meranti (862), dan Kota Dumai (665).

"Dari 14.980 orang pemilih pemula dibagi tiga kategori sebagai pemilih pemula, yaitu calon pemilih yang menginjak usia 17 tahun, pemilih yang belum berusia 17 tahun tapi sudah menikah dan calon pemilih yang berasal dari pensiunan TNI/Polri," katanya.

Dia berharap para pemilih pemula tersebut menggunakan suaranya dengan baik untuk memilih kepala daerah sesuai hati nurani masing-masing.

Baca juga: Komnas temukan potensi hilangnya hak pilih karena belum punya e-KTP

Pewarta: Vera Lusiana
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Usulan sanksi pelanggar protokol COVID-19 di Pilkada, dari UU Karantina hingga UU Wabah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar