Normal baru, penumpang ferry melonjak 875 persen

Normal baru, penumpang ferry melonjak 875 persen

Daftar harga untuk pemesanan tiket penyeberangan secara daring melalui aplikasi ferizy ANTARA/HO-ASDP

Sejak layanan tiket online dibuka kembali, terjadi kenaikan signifikan di lintasan Merak-Bakauheni. Tren masyarakat yang biasanya melakukan perjalanan dari Jakarta ke wilayah Sumatera menggunakan pesawat, kini lebih banyak yang menyeberang dengan mob
Jakarta (ANTARA) - Penumpang kapal ferry khususnya di lintasan Merak-Bakauheni yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera mengalami lonjakan signifikan 875 persen sejak penerapan normal baru awal Juni.

Semua pengguna jasa membeli tiket via online dengan mengakses www.ferizy.com.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan ASDP kembali membuka layanan penjualan tiket untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang mulai 11 Juni 2020 sejak dikeluarkannya Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyeberan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Serta Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 11 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyeberan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada tanggal 8 Juni 2020.

Kini, pengguna jasa hanya bisa membeli tiket secara online melalui ferizy.com yang telah diterapkan ASDP sejak 1 Mei 2020.

"Sejak layanan tiket online dibuka kembali, terjadi kenaikan signifikan di lintasan Merak-Bakauheni. Tren masyarakat yang biasanya melakukan perjalanan dari Jakarta ke wilayah Sumatera menggunakan pesawat, kini lebih banyak yang menyeberang dengan mobil pribadi pada saat akhir pekan," katanya.

Data menyebutkan di lintasan Merak-Bakauheni mengalami kenaikan signifikan, untuk penumpang pejalan kaki sebanyak 875 persen dari 130 orang di periode 11 Juni 2020 menjadi 1.137 orang di periode 26 Juni 2020 atau rata-rata jumlah penumpang sebanyak 807 orang per hari.

Lalu, sepeda motor (golongan II) terjadi kenaikan sebesar 411 persen dari 202 unit menjadi 831 unit atau rata-rata 525 motor per hari, dan untuk kendaraan kecil (golongan IV A) terjadi kenaikan sebesar 298 persen dari 628 unit menjadi 1.870 unit atau rata-rata 1.255 mobil per hari.

Menurut Ira, di era normal baru penjualan tiket secara online via Ferizy menjadi keniscayaan, di mana masyarakat semakin mandiri, mudah, aman dan nyaman, dan terjangkau.

Tren pembelian tiket via daring ini terus meningkat seiring gaya hidup normal baru masyarakat yang cenderung bertransaksi elektronik dalam kegiatan konsumsi.

"Dengan sistem online ticketing ferizy.com, pengguna jasa tidak perlu mengantre untuk membeli tiket di pelabuhan dan turut mendukung protokol kesehatan New Normal yakni Physical Distancing karena tidak ada lagi kontak fisik dengan petugas untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kini penumpang dapat membeli tiket dimana saja, mulai H-60 melalui www.ferizy.com atau aplikasi Ferizy yang dapat diunduh di Google Playstore," ujarnya.

Jika melakukan pembelian sendiri, pengguna jasa dapat melalukan pembayaran dengan metode transfer yang hanya dikenakan biaya admin bank yang berkisar Rp2.500 hingga Rp3.000.

Transaksi pembayaran juga dapat dilakukan mulai dari transfer virtual account (BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Permata atau melalui Modern Channel dengan kode Finpay di mana dapat dibayar melalui ATM atau mobile/internet banking melalui menu pembayaran telepon (Telkom).

Pembayaran bisa juga melalui gerai PT Pos Indonesia, Alfamart, Pegadaian, dan Yomart Group dengan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp2.500 serta melalui Link Aja dengan dikenakan biaya admin sebesar Rp2.500.

Saat ini PT ASDP telah bekerja sama dengan Alfamart sebagai mitra resmi penjualan tiket ASDP, sehingga pengguna jasa dapat membeli tiket ferry lintasan Merak-Bakauheni di seluruh gerai Alfamart dengan biaya admin mulai dari Rp1.000 sampai dengan Rp5.000 per transaksi disesuaikan dengan jumlah nominal per transaksi.

"Kami akan terus mengembangkan kerja sama dengan mitra penjualan maupun mitra pembayaran lainnya untuk memberikan opsi kemudahan bagi pengguna jasa layanan penyeberangan ASDP," katanya.

Baca juga: ASDP siapkan mitigas bisnis hadapi pademi COVID-19

Baca juga: ASDP wajibkan penumpang kapal feri beli tiket daring


 

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar