Tenis

Eks bos Wimbledon sebut Adria Tour jadi contoh buruk turnamen

Eks bos Wimbledon sebut Adria Tour jadi contoh buruk turnamen

Petenis Serbia Novak Djokovic bertemu petenis Kroasia Borna Coric di sebelah petenis Kroasia Ana Konjuh dan petenis Serbia Olga Danilovic pada turnamen tenis Adria Tour, di Zadar, Kroasia, Jumat (19/6/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Antonio Bronic/hp/djo

Itu pengalaman yang sangat penting untuk dipelajari
Jakarta (ANTARA) - Mantan Ketua Wimbledon Richard Lewis menyebut pelaksanaan Adria Tour yang digawangi petenis nomor satu versi ATP Novak Djokovic menjadi contoh buruk sebuah turnamen yang tidak mengindahkan aturan masa darurat.

Foto-foto para pemain yang berpelukan di tengah net, acara basket, dan malam pesta di turnamen amal itu harus menjadi contoh petenis lain yang masih berada di rumah agar mematuhi protokol kesehatan.

"Gambar-gambar itu mengecewakan dan menurut saya mereka yang terlibat dalam acara itu, baik administrator, penyelenggara, rombongan penonton, harus memahami protokol dan aturan yang berlaku. Itu pengalaman yang sangat penting untuk dipelajari," kata Lewis kepada Reuters, Senin.

Pada turnamen yang berlangsung di Serbia dan Kroasia itu, Djokovic, Grigor Dimitrov, Borna Coric dan Viktor Troicki dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: Djokovic dan istrinya positif terpapar COVID-19

Baca juga: Troicki tambah daftar petenis positif COVID-19 di Adria Tour


Lewis, yang akan mengundurkan diri sebagai CEO All England Lawn Tennis Club pada bulan Juli, mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan dalam acara itu tidak boleh terulang.

Kendati begitu, ia pun berharap semoga para peserta yang terinfeksi bisa segera pulih.

Pandemi COVID-19 memaksa penangguhan musim turnamen profesional sejak awal bulan Maret, termasuk pembatalan ajang Grand Slam Wimbledon 2020.

Baca juga: Dominic Thiem sesalkan insiden di Adria Tour

US Open menjadi Grand Slam berikutnya yang akan digelar. Penyelenggara sudah merencanakan aturan ketat untuk menjaga keamanan. Beberapa pemain top, termasuk Djokovic, awalnya menyebut langkah-langkah itu terlalu berlebihan.

Namun dengan kenyataan bahwa Djokovic positif COVID-19, yang juga menjabat ketua dewan petenis putra, Lewis mendesak para atlet untuk memainkan peran kepemimpinan yang lebih besar.

"Saya sangat berharap bahwa ketika turnamen tenis internasional dilanjutkan, kegiatan olahraga akan lebih disiplin dan mengikuti protokol yang ada di turnamen apa pun yang sedang dipentaskan saat itu," Lewis menegaskan.

Baca juga: Kyrgios olok-olok "kebodohan" Djokovic terpapar corona

Baca juga: Evans: Djokovic harus bertanggung jawab atas turnamen Adria Tour

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tenis Ganda Campuran menjadi penutup yang manis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar