Bertambah tujuh orang, positif COVID-19 Kaltim jadi 510 kasus

Bertambah tujuh orang, positif COVID-19 Kaltim jadi 510 kasus

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak. ANTARA/Arumanto

Samarinda (ANTARA) - Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih mengalami grafik peningkatan dengan adanya tambahan tujuh pasien baru berdasarkan update Dinas Kesehatan wilayah setempat, Senin.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda menyebutkan dengan penambahan tersebut maka jumlah kasus positif COVID-19 yang ditangani di daerah ini sebanyak 510 kasus.

Baca juga: Pasien COVID-19 coba akhiri hidup, diselamatkan Gustu Kota Sorong

"Penambahan kasus terkonfirmasi positif kali ini masih didominasi wilayah Balikpapan, dari total tujuh kasus baru, enam diantaranya terjadi di wilayah Balikpapan dan satu lainnya berasal dari Kutai Kartanegara," kata Andi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim itu menyebutkan enam kasus di Balikpapan tersebut ditengarai merupakan para pekerja dari Pulau Jawa, yang telah kembali ke Kaltim setelah libur di perusahaan tempat kerjanya.

Baca juga: 10 orang ditemukan positif COVID-19 di lima pasar Tanah Abang

"Enam kasus baru di Balikpapan ditandai dengan kode BPN 174 - BPN 181, yakni laki- laki dan perempuan usia antara 25 tahun- 35 tahun, yang baru saja pulang kampung halaman dan akan kembali bekerja di Kaltim," jelasnya.

Sementara tambahan satu kasus di Kukar yakniKKR 69 (laki-laki 37 tahun) merupakan kasus OTG warga Kutai Kartanegara yang akan kembali bekerja di Paser dan kasus ini dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

Baca juga: Positif COVID-19 bertambah 1.082 orang dan 864 pasien sembuh

Andi Muhammad Ishak juga menginformasikan adanya tambahan pasien sembuh sebanyak satu orang di Berau yakni BRU 30 (laki-laki 30 tahun) merupakan kasus dari kluster Gowa yang telah dirawat di RSUD Abdul Rivai sejak 21 April 2020.

"Saat ini jumlah kasus sembuh sebanyak 376 orang, sedangkan 127 orang masih menjalani perawatan medis dan tujuh orang dinyatakan meninggal dunia," tegasnya.

Pewarta: Arumanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas pantau sembilan wilayah dengan kasus aktif tertinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar