Kasus positif COVID-19 di Pangkalpinang bertambah dua orang

Kasus positif COVID-19 di Pangkalpinang bertambah dua orang

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Kota Pangkalpinang, Masagus M. Hakim. ANTARA/Donatus D.P

Untuk kondisi pasien TDU saat ini sedang hamil delapan bulan. Dirinya merupakan menantu dari pasien K yang terlebih dahulu dikonfirmasi positif COVID-19
Pangkalpinang (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan kasus positif virus corona di kota tersebut bertambah dua orang.

"Dua orang yang dinyatakan positif tersebut adalah anak dari K (60) perempuan, salah seorang dokter RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19," kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pangkalpinang Masagus M Hakim di Pangkalpinang, Rabu.

Baca juga: Punya riwayat ke Palembang, dua positif COVID-19 di Pekanbaru sembuh

Ia menjelaskan dua orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 yaitu L (55) perempuan warga Kelurahan Opas Indah Kecamatan Tamansari dan TDU (22) perempuan, anak dari pasien L.

"Untuk pasien L masuk dalam kategori pasien dalam perawatan dan mengalami keluhan batuk, sesak nafas dan demam, dia telah menjalani perawatan di ruang isolasi di RS Bakti Timah Pangkalpinang sejak 30 Juni 2020," katanya.

Baca juga: Tak ada lagi pasien positif COVID-19 di Purwakarta

Sementara untuk TDU masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) dan sudah menjalani karantina di ruang isolasi di RS Bakti Timah sejak 30 Juni 2020.

"Untuk kondisi pasien TDU saat ini sedang hamil delapan bulan. Dirinya merupakan menantu dari pasien K yang terlebih dahulu dikonfirmasi positif COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Dua tenaga medis puskesmas di Pamekasan positif COVID-19

Ia mengatakan, sampai saat ini total pasien positif COVID-19 di Pangkalpinang berjumlah 38 orang, sebanyak 32 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Epidemiolog sarankan pemerintah perbanyak pelacakan kontak COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar