Laporan dari London

Pilpres Polandia, pesta demokrasi di tengah pandemi COVID-19

Pilpres Polandia,  pesta demokrasi di tengah  pandemi COVID-19

Dubes Indonesia untuk Polandia Siti Nugraha Mauludiah (KBRI)

Saya mengucapkan selamat kepada rakyat Polandia yang telah melakukan proses pemilu dengan baik dan lancar meskipun dilakukan di tengah-tengah pandemi COVID-19
London (ANTARA) - Pemilihan presiden yang berlangsung di tengah pandemi corona  di Polandia  dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan, dimulai dari proses antrean berjarak dua meter, menggunakan masker  dan mencuci tangan dengan disinfektan saat memasuki ruangan tempat pemungutan suara (TPS).

Dubes Indonesia untuk Polandia, Siti Nugraha Mauludiah kepada ANTARA London, Rabu, mengatakan pemungutan suara itu dilakukan sehubungan dengan putaran pertama pilpes di Polandia Hari Minggu (28/6), yang diikuti petahana Andrzej Duda dan rivalnya Rafal Trzaskowski.

Komisi Pemilihan Umum Polandia mencatat suara yang masuk sebesar 19.483.760  dari total pemilih yang terdaftar 30.204.684, tercatat partisipasi pemilih sebesar 64,51 persen, tertinggi sepanjang sejarah pemilu Polandia.

Polandia menjadi negara kedua dengan partisipasi pemilu yang tinggi di masa pandemi setelah Pileg di Korea Selatan April lalu.

Suara pemilih itu tertinggi sepanjang sejarah Polandia di saat keterbukaan setelah rezim komunis. Bahkan saat pemilu pada tahun 1990 yang menghasilkan pemenang Lech Walesa jumlah pencoblosnya 60,6 persen, ujar Dubes Nining, demikian Siti Nugraha Mauludiah biasa disapa.

Dikatakannya, pengumuman resmi hasil pilpres  baru Selasa pagi oleh KPU Polandia. Dengan adanya protokol kesehatan pemilih diminta memilih dengan pengiriman suara via pos, dengan terlebih dahulu mengonfirmasi ke KPU setempat mengenai metode pemilihan yang dipilih oleh pemilih.

Batas pemilih domestik yaitu pada 13 Juni sedangkan untuk pemilih yang berdomisili di luar negeri pada tanggal 16 Juni lalu.

“Saya mengucapkan selamat kepada rakyat Polandia yang telah melakukan proses pemilu dengan baik dan lancar meskipun dilakukan di tengah-tengah pandemi COVID-19," ujar Dubes Nining

Diakuinya, tidak mudah mengorganisasi  pemilu dengan banyaknya keterbatasan akibat dari penerapan protokol kesehatan.

Apa pun hasil pilpres, komitmen peningkatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Polandia akan tetap tinggi dari kedua belah pihak karena modalitas kerja sama yang telah terbangun secara  kuat di berbagai sektor, demikian Dubes Nining.

Baca juga: Keberhasilan Korea Selatan dan Polandia jadi inspirasi pilkada sukses
Baca juga: Cegah penularan COVID-19, Presiden Polandia tidak gelar kampanye


 

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Egy Maulana gabung klub sepakbola Polandia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar