Liga Inggris

Leicester City mesti setel ulang mentalitas

Leicester City mesti setel ulang mentalitas

Manajer Leicester City Brendan Rodgers saat menghadapi Everton di Goodison Park, Liverpool, Inggris, 1 Juli 2020. (REUTERS/JON SUPER)

... jika Anda ingin terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir
Jakarta (ANTARA) - Brendan Rodgers menyatakan timnya Leicester butuh menyetel ulang mentalitasnya agar tetap di zona Liga Champions setelah kalah mengejutkan 1-2 melawan Everton.

The Foxes memang masih pada urutan ketiga dalam klasemen Liga Premier namun terus meredup dengan cuma bisa meraih dua poin dari tiga laganya sejak Liga Premier bergulir lagi.

Mereka beruntung karena saat bersamaan Chelsea yang menempati urutan ketiga juga tumbang pada hari yang sama. Namun Manchester United dan Wolves yang lagi menanjak hanya berselisih tiga poin dari mereka, padahal tinggal enam pertandingan lagi yang tersisa.

Baca juga: Tundukkan Leicester, Everton lanjutan torehan nirkalah di kandang

"Saya tahu kami punya tim yang sangat muda, skuat muda yang tengah berkembang, tapi jika Anda ingin terus bersaing di puncak tertinggi klasemen ini maka kuncinya kerangka berpikir," kata bos Leicester seperti dikutip AFP.

"Saya kira kami sudah menunjukkan sepanjang musim ini bahwa kami punya bakat tapi tak diragukan lagi kami harus menyetel ulang mentalitas jika kami ingin terus berlanjut dan mencapai yang kami ingin capai," sambung dia.

Baca juga: Leicester City tak mau pindah arena meskipun ada "lockdown"

Rodgers menyebut timnya masih dalam posisi yang fantastis.

"Kami sudah hebat selama kebanyakan musim ini," kata dia. "Level kami tinggi."

Everton mencetak dua gol di Goodison Park lewat Richarlison dan Gylfi Sigurdsson, sebelum Kelechi Iheanacho memperkecil kekalahan Leicester menjadi 1-2.

Baca juga: William Carvalho sepakat bergabung dengan Leicester City
Baca juga: Rodgers sanjung tinggi-tinggi Kasper Schmeichel

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar