Rekomendasi makanan terbaik untuk usia 40 tahun-an

Rekomendasi makanan terbaik untuk usia 40 tahun-an

Ilustrasi alpukat (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Setelah mencapai usia 40 tahun Anda perlu sering memantau metabolisme, massa otot, keseimbangan hormon, suasana hati, dan berat badan karena mungkin rentan terhadap masalah kesehatan yang mungkin belum Anda atasi ketika masih lebih muda.

Selain melakukan olahraga, cukup tidur dan mengurangi stres, makan makanan kaya nutrisi dapat membantu Anda mengurangi kekhawatiran terkait kesehatan di masa depan.

Sarah Mirkin, ahli diet dan penulis "Fill Your Plate, Lose The Weight," membagikan daftar makanan yang menyediakan nutrisi untuk Anda di usia 40 tahun, berikut paparan singkatnya seperti dilansir Medical Daily dikutip Jumat:

1. Flaxseed atau biji rami
Makanan ini sumber yang sangat baik untuk jantung dan asam lemak omega-3 untuk otak, lalu ada kandungan serat untuk kesehatan pencernaan jangka panjang.

2. Salmon
Salmon (dan ikan berlemak lainnya) kaya omega-3 dan protein tanpa lemak. Lemaknya memiliki lebih dari dua kali lipat kalori dari protein dan karbohidrat, tetapi membantu mengendalikan rasa lapar Anda. Ikan ini juga membuat kulit Anda bercahaya.

3. Alpukat
Buah ini mengandung potasium, tinggi lemak sehat, membantu menjaga kulit Anda tetap lembut, menyehatkan rambut dan membantu menurunkan tekanan darah.

4. Kacang - Kacang
Kacang tinggi serat, lemak sehat dan protein, sehingga bisa menjadi makanan ringan yang membantu penurunan berat badan. Selain itu, kandungan kacang juga membantu mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, dan kondisi kronis lainnya.

5. Selada air
Sayuran ini dikemas dengan air, vitamin C, vitamin A, dan antioksidan untuk melawan radikal bebas," yang berkontribusi pada kerusakan kulit dini.


Baca juga: Manfaat salmon, tingkatkan kesehatan jantung hingga cegah ADHD

Baca juga: Warna selada tentukan kecepatan efek antioksidan

Baca juga: Lima manfaat selada romaine, lawan kanker hingga lindungi tulang

 

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Melestarikan budaya melalui festival

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar