Konser KD Himpun Ratusan Juta untuk Padang

Kuala Lumpur (ANTARA News) - KBRI Kuala Lumpur dan Kris Dayanti (KD) mengadakan konser tunggal di Borneo Baruk Club, Kuala Lumpur dan berhasil mengumpulkan 96.128 ringgit (Rp274 juta) untuk membantu korban gempa bumi di Padang, Sumatra Barat.

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih atas sumbangan rakyat Malaysia, perusahaan Malaysia dan Indonesia serta warga Indonesia di Malaysia hingga dalam waktu semalam saja terkumpul 96.128 ringgit," kata wakil Dubes Tatang B Razak, di Kuala Lumpur, Jumat.

Atas prakarsa KBRI Kuala Lumpur, KD yang semula hanya promosi album baru "Aku Wanita Biasa" di Kuala Lumpur, diminta mengisi konser untuk menggalang dana bagi korban gempa bumi di Sumatra Barat sehingga terhimpun ratusan juga rupiah hanya dalam beberapa jam saja.

Rakyat Malaysia dan warga Indonesia yang suka dengan KD berduyun-duyun datang walau hujan deras untuk menyaksikan konser diva Indonesia yang baru satu hari menjadi janda itu. Mereka membeli tiket dan sumbangan sehingga terkumpul 74.128 ringgit.

Diva Malaysia Siti Nurhalizah dan suaminya Datuk K menyumbang 10.000 ringgit (Rp28,5 juta) dan Sari Ratu Malaysia menyumbang 12.000 ringgit sehingga total sumbangan yang terkumpul pada malam itu mencapai 96.128 ringgit.

"Sumbangan pada malam konser Kris Dayanti ini akan digabungkan dengan penggalangan dana yang dilakukan oleh KBRI yang juga sudah mencapai ratusan ribu ringgit akan diserahkan langsung oleh Dubes Da`i Bachtiar kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Barat," kata minister counsellor Pensosbud (penerangan sosial budaya) Widyarka Ryananta.

Dalam konser itu, KD membawakan 12 lagu di antaranya "Menghitung Hari", "Mencintaimu", "Aku Wanita Biasa", "Mencoba Untuk Setia", dan "Mahakarya Cinta".

KD sempat meminta sahabatnya Siti Nurhalizah untuk nyanyi dan bergoyang dangdut bersama. Dua diva dari Indonesia dan Malaysia itu pun kemudian bernyanyi dan berjoget dangdut "Sampai Mati Aku Penasaran" dan "Kopi Dangdut" yang membuat para penonton menjadi terhibur bergembira.
(*)

Pewarta: surya
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Selain gempa dan tsunami, Sumbar rentan likuefaksi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar