Jayapura (ANTARA News) - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alfian Malarangeng sebaiknya segera menyelesaikan dualisme kepemimpinan dalam organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) saat ini.

Hal itu dikemukakan Sekretaris KNPI Papua, Marthinus Werimon, di Jayapura, Sabtu.

Ia mengungkapkan, dualisme kepemimpinan dalam tubuh KNPI sekarang sudah sangat mengkhawatirkan dimana dua kubu yang berseteru sama-sama mengklaim sebagai ketua KNPI yang resmi.

"Bahkan kepengurusan KNPI di setiap Provinsi sudah mengikuti dualisme ini, tetapi kami di Papua masih tetap hanya satu kepengurusan KNPI," terangnya.

Ia menambahkan, sesuai jadwal, seharusnya kepengurusan KNPI di setiap Provinsi sudah melakukan Musyawarah Provinsi (Musprov), namun hal itu sampai sekarang belum terlaksana akibat dualisme kepemimpinan tersebut.

"Kita didaerah saat ini bingung, mau gelar Musprov tetapi harus menggunakan SK ketua yang mana," papar Marthinus.

Dengan terpilihnya Menegpora yang baru, lanjutnya, diharapkan dapat menyelesaikan dualisme kepengurusan KNPI itu, karena Marthinus menilai Menegpora yang lalu, Adhyaksa Daud, dianggap gagal menyelesaikan persoalan itu.

"Kita harapkan dalam seratus hari masa kerja Menegpora yang baru, persoalan dualisme kepemimpinan KNPI ini sudah bisa terselesaikan," ungkapnya.

Seperti diketahui saat ini dualisme kepemimpinan Kepengurusan KNPI Pusat, dimana ada dua kubu yang sama-sama mengklaim sebagai ketua, yakni Achmad Dolly Kurnia dan Azis Syamsudin.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009