Perusahaan penyewaan lapangan golf melantai di bursa

Perusahaan penyewaan lapangan golf melantai di bursa

Jajaran direksi PT Pakuan Tbk menerima sertifikat pencatatan saham perdana perseroan di Jakarta, Senin. (ANTARA/HO-Pakuan)

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham, seluruhnya akan dipergunakan untuk penambahan modal kerja ...
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan penyewaan lapangan golf PT Pakuan Tbk resmi melantai di bursa melalui mekanisme penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin.

Direktur Utama PT Pakuan Ridwan Pranata mengatakan dari aksi korporasi tersebut perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp34,375 miliar.

"Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham, seluruhnya akan dipergunakan untuk penambahan modal kerja proyek Sawangan Lake View yang merupakan rencana perseroan dalam mengembangkan properti residensial dan komersial dengan fokus untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Sawangan pada umumnya, sehingga manfaat dari pengembangan proyek perseroan dapat dirasakan oleh seluruh pengguna," ujar Ridwan saat pencatatan saham perdana secara virtual di BEI, Jakarta, Senin.

Baca juga: BEI tegaskan akan terus jaga optimisme pasar

Perseroan melihat berdasarkan potensi nilai utama aset yang dimilikinya yaitu lokasi tanah yang strategis, rencana pengembangan properti residensial tersebut merupakan langkah yang tepat untuk mengambil peluang dari peningkatan kebutuhan perumahan dengan harga terjangkau di pinggiran kota Jakarta.

Perusahaan berkode emiten UANG tersebut melepas saham ke publik sebanyak 275 juta lembar saham atau 22,73 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga Rp125 per lembar saham. Perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Pada perdagangan perdana, saham UANG tercatat naik 43 poin atau 34,4 persen menjadi Rp168 per lembar saham.

Perseroan didirikan pada 1971 dan merupakan pemilik dari Sawangan Golf Hotel & Resort yang terletak di Sawangan, Kota Depok. Sebelum IPO, saham perseroan tercatat dimiliki mayoritas PT Sawangan Investasi Indonesia sebesar 95,66 persen.

Baca juga: Soal IPO anak usaha Pertamina, Nicke: Ini bukan pelepasan saham negara
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Survei IP0 : 42 persen responden ingin reshuffle menteri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar