BKPM salurkan donasi ventilator Hyundai ke Kabupaten Batang

BKPM salurkan donasi ventilator Hyundai ke Kabupaten Batang

Penyaluran dua alat bantu pernapasan (ventilator) donasi Hyundai yang diserahkan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) kepada Bupati Batang Wihaji. (ANTARA/HO BKPM)

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para investor yang sudah membantu Indonesia di masa pandemi COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyalurkan donasi dua alat bantu pernapasan (ventilator) dari PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kepada Bupati Batang Wihaji dalam kunjungannya ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Juru Bicara BKPM Tina Talisa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan hal itu dilakukan lantaran selain misi investasi yang digencarkan, lembaga itu juga memiliki kepedulian terhadap wilayah-wilayah di mana investasi dilakukan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para investor yang sudah membantu Indonesia di masa pandemi COVID-19, khususnya kepada Hyundai yang telah menyumbang 20 ventilator kepada pemerintah Indonesia," katanya.

Pendistribusian alat ventilator ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Bupati Wihaji menuturkan meski tingkat kesembuhan di wilayahnya tinggi, alat kesehatan itu masih sangat dibutuhkan.

Baca juga: BKPM terima donasi 20 ventilator dari Hyundai

"Kami terima kasih karena ini bagian penting dari fasilitas rumah sakit yang memberikan penanganan pasien COVID-19. Walaupun di Batang Alhamdulillah sudah mulai membaik dan tingkat kesembuhan tinggi, tetapi alat ini masih dibutuhkan," kata Wihaji.

Ketersediaan alat ventilator menjadi sangat penting di tengah pandemi COVID-19 untuk membantu pernapasan pasien COVID-19 dengan gangguan pernapasan yang dapat digunakan dari usia bayi hingga lanjut usia.

Hyundai mendonasikan 20 alat bantu pernapasan (ventilator) senilai Rp5,4 miliar yang diserahkan kepada BKPM pada 18 Juni 2020. Ventilator portable tipe MTV 1000 yang didonasikan telah memiliki standar internasional dan dibuat oleh Korea Selatan.

Baca juga: Bekasi terima bantuan 5.000 alat kebersihan dari Hyundai

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BKPM: Belum ada investor asing yang hengkang dari Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar