Ketua MPR dorong pemerintah jaga stabilitas keuangan

Ketua MPR dorong pemerintah jaga stabilitas keuangan

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (HO-Dok Humas MPR RI)

Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah agar dapat menjaga stabilitas keuangan negara sebagai dampak potensi penurunan pendapatan nasional bruto perkapita akibat pandemik COVID-19.

Bambang Soesatyo dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan status Indonesia dapat berpotensi kembali menjadi negara berpenghasilan rendah pada tahun ini.

"Mendorong pemerintah agar dapat menjaga stabilitas keuangan negara dan mempersiapkan langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya pelebaran ketimpangan," kata dia.

Baca juga: Dekan FEB: Berbagai upaya ditempuh pemerintah jaga stabilitas ekonomi
Baca juga: Tertekan COVID-19, OJK pastikan stabilitas sistem keuangan terjaga
Baca juga: DPR dorong penguatan stabilitas nilai tukar rupiah


Ia juga mendorong pemerintah untuk dapat memperkuat kerangka makro ekonomi, dikarenakan ketidakpastian ekonomi sebagai dampak dari pandemik COVID-19 ini masih tinggi.

"Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik dan berimplikasi pada peningkatan pendapatan nasional bruto (PNB) perkapita yang lebih tinggi," katanya.

Pemerintah juga perlu melakukan transformasi guna mengatasi ketimpangan antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan aspek di luar ekonomi, seperti faktor sosial maupun politik, yang menunjang pembangunan.

"Mendorong pemerintah dapat selalu siap dan menyusun strategi yang tepat dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi timbul, khususnya selama pandemik COVID-19," ujar Bamsoet.

Hal itu menurut dia karena perlu respon kebijakan yang cepat agar ekonomi Indonesia tidak terus semakin menurun terutama karena dampak dari pandemik COVID-19.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPK temukan hampir 5.500 masalah, berpotensi rugikan negara triliunan rupiah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar