Reputasi Johnny Depp dipertaruhkan dalam kasus dugaan kekerasan

Reputasi Johnny Depp dipertaruhkan dalam kasus dugaan kekerasan

Aktor Johnny Depp tiba di pengadilan untuk mengikuti sidang pencemaran nama baik oleh tabloid The Sun di London, Selasa (7/7/2020). Persidangan pencemaran nama baik antara Johnny Depp dengan surat kabar Inggris The Sun itu terkait tuduhan kekerasan yang dilakukan sang aktor kepada mantan istri, Amber Heard. Depp menuntut News Group Newspapers (NGN), penerbit The Sun, dan editor eksekutifnya Dan Wootton atas artikel yang terbit pada April 2018. Artikel itu menulis Depp sebagai "pemukul istri". ANTARA FOTO/Matt Crossick/EmpicsPA Images via Reuters/pras.

Jakarta (ANTARA) - Johnny Depp menghadiri sidang pencemaran nama baik oleh tabloid The Sun di London pada Selasa, terkait tuduhan kekerasan yang dilakukan sang aktor kepada mantan istri, Amber Heard.

Emily Cox, mitra dari firma hukum Stewarts dan seorang ahli dalam kasus pencemaran nama baik, mengatakan kasus itu mempertaruhkan nama baik Depp dalam industri hiburan.

"Ini adalah kasus kritis bagi Depp karena seluruh karirnya dalam risiko, serta reputasi pribadi dan sosoknya di antara penggemar yang memujanya di seluruh dunia," dilansir Guardian pada Selasa.

Persidangan akan bergulir selama tiga minggu, dalam lima kali pengadilan. Depp (57) menuntut News Group Newspapers (NGN), penerbit The Sun, dan editor eksekutifnya Dan Wootton atas artikel yang terbit pada April 2018. Artikel itu menulis Depp sebagai "pemukul istri".
 
Amber Heard hadiri sidang pencemaran nama baik oleh The Sun


Baca juga: Sidang Johnny Depp vs The Sun dimulai hari ini

Baca juga: Produser tak yakin Johnny Depp kembali di "Pirates of the Caribbean"


Artikel menulis tuduhan Heard terhadap Depp, bahwa Depp telah melakukan kekerasan terhadapnya selama pernikahan.

Depp menyangkal klaim tersebut, dia juga mengajukan tuntutan pencemaran nama baik terpisah di AS.

Pengacara Depp berusaha membuktikan tuduhan The Sun tidak benar, dan menilai tuduhan itu setara dengan "bahaya serius" berdasarkan Undang-Undang Pencemaran Nama Baik 2013.

Tuduhan pelecehan itu membuat Depp kehilangan peran film yang menguntungkan.

Awalnya sidang semestinya dimulai pada Maret, namun tertunda karena COVID-19. Saksi-saksi yang diharapkan memberikan bukti adalah mantan mitra Depp, Vanessa Paradis dan Winona Ryder.

Baca juga: "Justice For Johnny Depp" muncul setelah pengakuan Amber Heard

Baca juga: Tanaya Beatty minta Johnny Depp beramal untuk suku Indian


NGN, yang akan memanggil Heard untuk mempertahankan artikelnya.

Surat kabar itu mengatakan, mengandalkan 14 tuduhan terpisah tentang kekerasan dalam rumah tangga, antara awal 2013 dan Mei 2016, dalam pembelaannya.

Tuduhan ruang sidang menampilkan klaim bahwa Heard memiliki "dua hubungan luar nikah" dengan Elon Musk dan aktor James Franco, saat masih menjadi istri Depp.

Depp dituduh mencoba membeli obat-obatan selama kunjungan ke Australia ketika ia diduga mengirim seorang asisten untuk mencari "happy pills" dan "whitey stuff", yang dikatakan merujuk MDMA dan kokain.

Pasangan itu bertemu pada 2011 di lokasi syuting "The Rum Diary" dan menikah di Los Angeles pada 2015. Depp dan Heard menyelesaikan perceraian di luar pengadilan pada 2017.

Kasus pengadilan tinggi akan disidangkan oleh Hakim Agung Nicol, dengan NGN diwakili oleh Adam Wolanski QC dan Depp oleh pengacara David Sherborne.

Baca juga: "Isolation" Lennon dari Johnny Depp, untuk yang terkarantina corona

Baca juga: Merasa difitnah, Johnny Depp hadapi surat kabar Inggris di pengadilan

Baca juga: Punya akun Instagram, Johnny Depp "cover" lagu John Lennon



 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar