IHSG diperkirakan masih cenderung melemah, seiring bursa global

IHSG diperkirakan masih cenderung melemah, seiring bursa global

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.

Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan cenderung melemah, menguji 'critical area' 4.900-4.950 pada hari ini
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan masih akan cenderung melemah seiring koreksi bursa saham global.

IHSG dibuka menguat 4,17 poin atau 0,08 persen ke posisi 4.991,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,1 poin atau 0,14 persen menjadi 776,99.

"Mempertimbangkan sentimen global dan domestik IHSG diperkirakan cenderung melemah, menguji critical area 4.900-4.950 pada hari ini," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan yang dikutip ANTARA di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Wall Street turun setelah reli kuat karena kasus COVID-19 meningkat
Baca juga: Saham Inggris berbalik turun, indeks FTSE 100 terpangkas 1,53 persen

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 1,51 persen, S&P500 melemah 1,08 persen, dan Nasdaq turun 0,86 persen. Bursa saham AS terkoreksi karena aksi ambil untung usai menguat sepekan terakhir.

Dari dalam negeri, penurunan corporate family rating (CFR) serta peringkat obligasi tiga badan usaha milik negara (BUMN) dan anak usahanya oleh lembaga pemeringkat internasional Moodys, berpotensi memicu pelemahan IHSG pada hari ini.

Hal tersebut berpotensi mempengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kinerja kuartal II 2020 dari emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disamping data tersebut, pelaku pasar juga menantikan data-data makro seperti data keyakinan konsumen, penjualan ritel, dan neraca perdagangan Indonesia sebelum pengumuman produk domestik bruto (PDB) pada awal Agustus.

Mempertimbangkan sentimen di atas, pelaku pasar disarankan sebaiknya berhati-hati dalam melakukan akumulasi beli pada hari ini.

Investor perlu mewaspadai potensi pelemahan saham-saham perbankan terutama bank daerah. Penguatan signifikan saham tersebut sepanjang tiga hari terakhir berpotensi memicu aksi profit taking pelaku pasar.

Di sisi lain, peluang beli dapat kembali dicermati pada sejumlah saham defensif, terutama di sektor barang-barang konsumsi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 29,92 poin atau 0,13 persen ke 22.584,77, indeks Hang Seng turun 65,93 poin atau 0,25 persen ke 25.909,73, dan indeks Straits Times menguat 3,45 atau 0,13 ke 2.664,87.

Baca juga: IHSG melemah tipis, dibayangi kekhawatiran naiknya kasus Corona

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

IHSG menguat ikuti naiknya bursa dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar