Saham Inggris merosot lagi, Indeks FTSE 100 jatuh 0,55 persen

Saham Inggris merosot lagi, Indeks FTSE 100 jatuh 0,55 persen

Ilustrasi: Seorang pialang sedang memantau pergerakan pasar saham di London, Inggris (REUTERS/Simon Dawson)

London (ANTARA) - Saham-saham Inggris kembali berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (8/7/2020), melanjutkan penurunan sehari sebelumnya dengan acuan Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London terpangkas 0,55 persen atau 33,74 poin, menjadi menetap di 6.156,16 poin. Indeks FTSE 100 jatuh 1,53 persen atau 96,04 poin menjadi 6.189,90 poin pada Selasa (7/7/2020), setelah melonjak 2,09 persen atau 128,64 poin menjadi 6.285,94 poin pada Senin (6/7/2020) bangkit dari kerugian 1,33 persen atau 83,06 poin menjadi 6.157,30 poin pada Jumat (3/7/2020).

WPP, perusahaan periklanan dan humas multinasional Inggris, adalah pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 5,35 persen.

Baca juga: Saham Inggris berbalik turun, indeks FTSE 100 terpangkas 1,53 persen

Disusul oleh saham perusahaan yang berspesialisasi dalam membeli dan meningkatkan bisnis berkinerja buruk Melrose Industries yang jatuh 4,08 persen, serta perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol International Consolidated Airlines Group turun 3,85 persen.

Di sisi lain, Rolls-Royce Holdings, perusahaan rekayasa multinasional yang merancang, membuat dan mendistribusikan sistem tenaga untuk penerbangan dan industri lainnya, melonjak 3,71 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pertambangan logam mulia Fresnillo yang meningkat 2,64 persen, serta perusahaan produsen makanan Associated British Foods bertambah 2,33 persen.

Baca juga: Saham Jerman jatuh 2 hari beruntun, Indeks DAX 30 turun 0,97 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar