DKP DIY usulkan bantuan alat tangkap nelayan terdampak COVID-19

DKP DIY usulkan bantuan alat tangkap nelayan terdampak COVID-19

Sejumlah nelayan tradisional membenahi jaring tambang. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Kemampuan perekonomiannya yang turun karena kebutuhan-kebutuhan lain yang biasanya ditopang wisata dan kuliner menjadi terhenti
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta mengusulkan bantuan alat tangkap ikan bagi nelayan terdampak COVID-19 kepada pemerintah provinsi dan pusat.

"Sudah kami usulkan ke pusat dan Pemda DIY. Kami berharap tahun ini bisa langsung terealisasi," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Bayu Mukti Sasongka di Yogyakarta, Jumat.

Menurut Bayu, pandemi COVID-19 tidak berdampak langsung terhadap aktivitas penangkapan ikan para nelayan. Akan tetapi, dampak itu terasa pada sumber pendapatan lain penopang perekonomian mereka seperti usaha kuliner maupun wisata.

"Kemampuan perekonomiannya yang turun karena kebutuhan-kebutuhan lain yang biasanya ditopang wisata dan kuliner menjadi terhenti,"  kata dia.

Ia berharap bantuan alat tangkap ikan dapat meningkatkan produksi ikan tangkap para nelayan sehingga perekonomian mereka pulih.

Untuk saat ini, menurut dia, bantuan itu diprioritaskan untuk nelayan kecil yang biasa beroperasi dengan kapal motor tempel di pesisir Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, dan Kulon Progo dengan jumlah 400 orang lebih.

"Untuk jenis alat tangkapnya nanti disesuaikan masing-masing kabupaten sesuai kondisi wilayah dan jenis ikannya," kata dia.

Bayu mengatakan aktivitas produksi ikan tangkap di pesisir selatan DIY hingga saat ini tetap berlangsung normal di tengah pandemi COVID-19.

"Penangkapan ikan tetap jalan normal, kemudian pemasaran hasil tangkapan juga lancar," kata dia.

Bahkan, menurut Bayu, hingga saat ini volume produksi ikan tangkap yang diperoleh para nelayan terus meningkat.

Berdasarkan data sejak Januari hingga April 2020 hasil tangkapan ikan di DIY mencapai 2.050 ton mulai dari ikan tongkol, tuna, cakalang, serta layur dan diharapkan mampu mencapai target 6.481 ton ikan hingga akhir 2020.

Untuk mencegah penularan COVID-19 di kalangan nelayan, menurut Bayu, bantuan handsanitizer serta masker telah disalurkan pada masa tanggap darurat pertama di 19 Tempat Pendaratan Ikan (TPI) di sepanjang Pantai Selatan DIY.


Baca juga: Anggota DPR: Arahkan anggaran KKP untuk nelayan tradisional

Baca juga: HNSI harapkan pemerintah beli hasil tangkapan nelayan

Baca juga: Pandemi, KKP pastikan cold storage mampu tampung hasil nelayan

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KSOP Kendari santuni anak nelayan untuk bangkit dari pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar