Kasal kunjungan kerja ke Papua Barat

Kasal kunjungan kerja ke Papua Barat

KRI Layaran bersandar di Dermaga Pangkalan Armada III, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (10/7/2020). Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam kunjungan kerjanya ke Armada III mengatakan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI AL masih jauh dari kata ideal terutama di wilayah Timur Indonesia, sehingga Kasal berencana menambah Alutsista untuk pertahanan laut khususnya wilayah Timur Indonesia. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/wsj.

Sorong (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono melakukan kunjungan kerja di Sorong, Provinsi Papua Barat, guna meninjau lokasi kawasan pembangunan Mako Koarmada III Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Jumat.

Kasal Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalasenastri Vero Yudo Margono, Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasal Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, Asisten Logistik Kasal Laksamana Muda TNI Moelyanto, Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Ivan Yulivan, dan Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Puguh Santoso.

Selain itu, rombongan Kasal juga didampingi Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, Ketua Daerah Jalasenastri Armada III Bertiana Dadi Hartanto, Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Edi Juardi, dan Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani.

Baca juga: Panglima TNI sematkan Tanda Kehormatan kepada Kasal dan Kasau

Baca juga: Menteri Edhy bertemu Kasal, perkokoh penjagaan kekayaan laut nasional


Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan pertamanya ke Papua setelah dilantik oleh Presiden RI beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan bahwa kunjungan ini untuk meninjau persiapan pengembangan Markas Armada III dan Pasmar III TNI Angkatan Laut yang diresmikan tahun 2018.

Menurut dia, sarana prasarana yang ada telah meningkat 90 persen dan diharapkan terus meningkat sampai 100 persen sehingga kekuatan dan kemampuan akan didatangkan secara bertahap.

Ia berharap alutsista Armada III Papua Barat bisa setara dengan Armada I dan Armada II. Idealnya mencapai 50 jenis kapal untuk memperkuat, tapi saat ini baru 10 kapal.

Kekurangan yang ada menjadi tugas kita untuk melengkapi menambah kekuatan. Personil prajurit baru 30 persen dan akan bertahap, dimana setahun akan perekrutan dua kali," kata dia.*

Baca juga: Kasal minta Kogabwilhan I pantau pelanggaran Laut Natuna

Baca juga: Pesan Mahfud kepada Kasal-Kasau: Jaga kedaulatan NKRI

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi resmikan stasiun TVRI Papua Barat di momen Sumpah Pemuda

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar