Jakarta (ANTARA) - Cadiz membuang peluang memastikan promosi ke La Liga setelah pada pertandingan Minggu dini hari WIB kalah 0-1 melawan tamunya Fuenlabrada, setelah para pendukung mengabaikan pedoman jaga jarak sosial dengan berkerumun di luar stadion sebelum kickoff.

Cadiz hanya perlu seri guna memastikan promosi ke liga papan atas Spanyol itu untuk pertama kali dalam 15 tahun. Sekalipun stadion tertutup untuk penonton berkaitan dengan langkah-langkah keselamatan terkait COVID-19, ribuan penggemar malah menciptakan karnaval di luar stadion.

Namun suasana karnaval itu rusak seketika ketika pemain Fuenlabrada Hugo Fraile sukses menjalankan tugas sebagai algojo tendangan penalti pada babak kedua.

Gol lawan itu membuat tim Andalusia tersebut mesti menahan diri untuk sementara waktu saja sebelum mereka benar-benar merayakan kembalinya ke divisi elite sepak bola Spanyol.

Cadiz masih memuncaki klasemen divisi kedua dengan 69 poin dari 40 kali bertanding atau lima poin di atas posisi kedua Huesca yang takluk 0-1 kepada Racing Santander, dan tujuh poin di atas peringkat ketiga Real Zaragoza yang menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Baca juga: Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid perlebar jarak lagi dari Barcelona
Baca juga: Mallorca perbesar peluang hindari degradasi setelah atasi Levante
Baca juga: Pesepak bola Spanyol ini pilih kesehatan ketimbang uang

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
Copyright © ANTARA 2020