Erick Thohir beri apresiasi dua petugas KRL penemu uang Rp500 juta

Erick Thohir beri apresiasi dua petugas KRL penemu uang Rp500 juta

Pemberian apresiasi kepada terhadap dua petugas KRL di Synergy Lounge Lt. 3 Kementerian BUMN RI, Senin (13/7/2020). ANTARA/HO-Kementerian BUMN/pri.

Penghargaan yang diberikan kepada Saudara Egi dan Mujenih sebagai apresiasi kami, sekaligus penghormatan atas kejujuran dan amanah yang mereka dilakukan saat bekerja
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan sikap jujur petugas KRL dapat menginspirasikan pegawai BUMN level atas atau manajerial.

"Sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen itu harus menginspirasikan kita semua yang bekerja sebagai pengambil kebijakan di level atas atau manajerial," ujar Erick Thohir dalam acara "Apresiasi Petugas KRL" di Jakarta, Senin.

Pada Senin (6/7) lalu dua pekerja paruh waktu yang dikontrak PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yakni Petugas Pengawalan KRL Egi Sandi Saputra (24) dan Petugas Kebersihan kereta Mujenih (34) menemukan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp500 juta di kolong bangku prioritas salah satu gerbong kereta komuter Jakarta-Bogor.

Tanpa pikir panjang, keduanya pun menyerahkan uang itu kepada petugas layanan pelanggan yang membantu mengembalikannya kepada sang penumpang.

Baca juga: Petugas kebersihan KRL: Pemilik uang Rp500 juta sudah sepuh

Menurut Erick Thohir, meski keputusan itu jelas dilakukan tanpa pamrih, kejujuran Egi dan Mujenih layak mendapat apresiasi.

"Penghargaan yang diberikan kepada Saudara Egi dan Mujenih sebagai apresiasi kami, sekaligus penghormatan atas kejujuran dan amanah yang mereka dilakukan saat bekerja," ucap Erick.

Ia menyampaikan sosialisasi akhlak baik yang kerap didengungkan Kementerian BUMN untuk menumbuhkan etos kerja berlandaskan amanah, kompetensi, dan loyalitas menginspirasi lingkup kerja di salah satu perusahaan BUMN.

Apa yang dilakukan oleh Egi dan Mujenih sejatinya sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari PT KAI dan PT KCI. Setidaknya ada ratusan barang dalam sebulan yang dilaporkan petugas melalui layanan lost and found.

Baca juga: KCI kembalikan uang tunai Rp500 juta yang ditemukan petugas KRL

Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti mengatakan barang-barang penumpang yang tertinggal di dalam kereta dan ditemukan oleh Petugas dicatat dalam sistem lost and found PT KCI yang memang terhubung dengan 80 stasiun KRL.

"Jika barang itu tidak diambil oleh pemiliknya hingga lebih dari dua bulan, tetapi masih layak pakai, seperti pakaian, perkakas atau tempat makan ,maka akan disumbangkan ke panti asuhan dan yayasan yang membutuhkan," paparnya.

Dalam acara itu, sebanyak lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada kedua pekerja kontrak yang masih tinggal bersama orang tuanya itu.

Penyerahan dilakukan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Pelaksana Tugas Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulystyowati.

Lalu, Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya, Direktur Utama AXA Mandiri Financial Service Handojo G Kusuma, serta Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro kepada Egi dan Mujenih yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjoo.

Baca juga: Kementerian BUMN ingin nilai inti AKHLAK jadi pemersatu seluruh BUMN
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Erick Thohir sebut BUMN harus kreatif atasi dampak kesehatan & ekonomi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar