Startup asuhan Kemenperin sabet penghargaan internasional di Jerman

Startup asuhan Kemenperin sabet penghargaan internasional di Jerman

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih. ANTARA/HO-Kemenperin/am,

Kami meyakini lewat inovasi para startup seperti MSMB, target dari aspirasi besar peta jalan Making Indonesia 4.0 dapat terwujud
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

MSMB, yang memenangkan penghargaan dalam rangkaian ajang Hannover Messe, Jerman, tersebut, merupakan salah satu alumni program Startup 4 Industry, yang diselenggarakan Kemenperin.

"Kami sangat bangga terhadap prestasi yang diraih MSMB. Apalagi, ini diperoleh di ajang Hannover Messe, Jerman, yang merupakan tempat lahirnya Industri 4.0," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin.

Baca juga: Startup besutan Kemenperin bangun teknologi pemetaan kebutuhan APD

Hermes Startup Award 2020 adalah penghargaan internasional untuk bidang inovasi teknologi yang memberikan manfaat kepada industri, lingkungan, dan masyarakat.

Hannover Messe merupakan acara pameran tahunan teknologi terbesar dunia yang digelar di Jerman.

"Sedianya pemberian penghargaan Hermes Startup Award 2020 akan dilaksanakan pada Official Opening Ceremony Hannover Messe 2020, dengan Indonesia menjadi official country partner," kata Gati.

Akhirnya, seremonial penghargaan tersebut dilaksanakan pada 14 Juli 2020 secara daring pada acara bertajuk Hannover Messe Digital Days.

"Kami meyakini lewat inovasi para startup seperti MSMB, target dari aspirasi besar peta jalan Making Indonesia 4.0 dapat terwujud, yakni menjadikan Indonesia sebagai bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030," ujar Gati.

Sebelumnya, MSMB yang berada di bawah payung ekosistem startup UMG Idealab telah berhasil memenangkan kompetisi Startup 4 Industry pada tahun 2018.

Kompetisi startup tersebut digelar untuk memacu ekosistem inovasi agar semakin banyak penyedia teknologi Industri 4.0 dari karya anak bangsa.

"Melalui program Startup 4 Industry, kami berusaha mempertemukan inovasi dan kebutuhan industri," kata Gati.

Menurut dia, teknologi modern akan membantu sektor industri mengembangkan model bisnisnya dengan menciptakan value offer dan value capture yang baru, termasuk bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

Co-founder sekaligus Presdir MSMB Bayu Dwi Apri Nugroho menjelaskan solusi inovasi MSMB adalah teknologi Smart Farming 4.0 yang digadang MSMB melalui RiTx, di antaranya Agri Drone Sprayer (drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), Drone Surveillance (drone untuk pemetaan lahan), Soil and Weather Sensor (sensor tanah dan cuaca), hingga Water Debit Sensor (sensor debit air).

Adanya beragam inovasi tersebut membuat industri alat mesin pertanian akan mulai bertransformasi ke teknologi industri 4.0 dengan hadirnya solusi dari MSMB.

Apalagi, permasalahan yang dihadapi di pertanian saat ini adalah ketidakpastian cuaca, hingga penggunaan pupuk berlebihan.

"Menggunakan aplikasi RiTx, kita bisa mendapatkan informasi cuaca dan rekomendasi pemupukan dari data sensor tanah dan cuaca yang sudah dipasang di lahan. Informasi ini akan membantu agar dapat bertani dengan lebih presisi," kata Bayu.

Beberapa fitur lain dalam RiTx, yakni identifikasi hama, informasi harga pangan, hingga fitur forum yang bisa dimanfaatkan dalam mendukung aktivitas pertanian.

Baca juga: Kemenperin implementasikan industri 4.0 di IKM logam
Baca juga: Kemenperin dukung transformasi digital IKM lewat "Startup 4 Industry"

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenperin : Sejumlah industri harus tetap berjalan saat PSBB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar