Jakarta (ANTARA News) - PT Garuda Mataram Motor (GMM) sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Volkswagen (VW) di Indonesia tetap optimistis target penjualan 160 unit tercapai.

"Sejauh ini progres tahunan cukup baik. Hanya saja memang ada sedikit masalah produksi VW secara global jadi pasokan terpengaruh," kata Chief Executive Officer (CEO) PT MM, Andrew Nasuri, di Jakarta, Kamis.

Penjualan VW di Indonesia tahun 2008 lalu mencapai 116 unit. Sementara penjualan hingga Oktober 2009 telah mencapai 120 unit.

Penjualan tertinggi disumbangkan oleh VW Touran sebanyak 45 unit. Menurut Andrew, penjualan varian ini bisa lebih banyak apabila suplai dari prinsipal lancar.

"Walau CKD (completely knock down) tapi semuanya masih dari Jerman, bahkan pengecatan juga masih di sana. Di sini benar-benar hanya merakit saja," ujar dia.

Andrew sendiri belum dapat menyebutkan bahwa komponen Tauran yang dirakit di tanah air 100 lokal.

"Dari sini baru ban sama aki saja. Tahun depan (2010) kita targetkan kaca dari sini," katanya.

Pihaknya sendiri, menurut Andrew, mengharapkan semakin banyak penggunaan komponen lokal akan membuat VW semakin kompetitif.

"Tauran memang sekarang masih Rp395 juta per unit. Tapi saya rasa harus bisa diturunkan, caranya ya bisa saja pengelasan dan pengecatan di dalam negeri," tambah Andrew.

Di tahun 2010, ia mengatakan akan menargetkan penjualan VW Tauran rakitan dalam negeri sebanyak 100 unit di tanah air.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009