Satu dosen Pertanian Unsyiah positif terpapar COVID-19

Satu dosen Pertanian Unsyiah positif terpapar COVID-19

Arsip Foto - Petugas medis mengambil sampel swab tenggorokan salah seorang warga dalam pemeriksaan swab massal terkait COVID-19 di Kota Banda Aceh, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Khalis)

Banda Aceh (ANTARA) - Seorang dosen Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Unsyiah dr Safrizal Rahman, Senin, membenarkan informasi terkait salah seorang dosen di kampus Jantoeng Hatee Rakyat Aceh itu terinfeksi virus corona. Pasien ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.

"Iya ada (dosen positif COVID-19), sama seperti masyarakat biasa lah. Enggak ada riwayat (perjalanan)nya, transmisi lokal," kata Safrizal di Banda Aceh.

Baca juga: 1.282 penambahan positif COVID-19, 1.051 sembuh

Pasien COVID-19 perdana di Unsyiah itu perempuan berinisial EM, dosen Fakultas Pertanian. Pasien ini terkonfirmasi positif terpapar berdasarkan hasil uji sampel usap (swab) dari Balai Litbangkes Aceh.

Menurut Safrizal, EM memiliki gejala yang menyerupai pasien terpapar COVID-19, sehingga dia berinisiatif untuk melalukan tes cepat (rapid test) dan kemudian berlanjut ke uji sampel usap PCR, sehingga hasilnya positif.

"Kita melakukan tracing, tapi belum kita dapatkan hasilnya," katanya.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal mengatakan EM merupakan dosen tetap di Fakultas Pertanian. Dosen ini terkonfirmasi positif COVID-19 pada Minggu (12/7) kemarin.

Baca juga: Satu petugas positif COVID-19, Puskesmas Puri ditutup sementara

Menurut Prof Samsul, sejak 14 hari lalu sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus corona, EM memang sudah tidak beraktivitas di kampus.

Kendati demikian, pihaknya juga tetap melakukan penyemprotan cairan desinfektan sebagai salah satu upaya antisipasi.

"Terkonfirmasi kemarin, dan memang (dosen) yang ini udah lama enggak ke Unsyiah, sudah 14 hari terakhir. Aktivitas di kampus Pertanian enggak masalah, tapi tetap didisinfektan biar orang lain lebih percaya diri," katanya.

Secara kumulatif Aceh melaporkan 107 kasus COVID-19, seiring terjadinya penambahan satu kasus pada Senin (13/7). 

Untuk saat ini, dari 107 kasus di Aceh, di antaranya 65 orang telah sembuh, empat orang meninggal, dan 38 orang sedang dalam penanganan medis.

Baca juga: 464 warga Padang positif COVID-19 dinyatakan sembuh
Baca juga: Tambah lima kasus, positif COVUD-19 di Gunung Kidul-DIY naik 74 orang

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BNN musnahkan 3,5 hektare ladang ganja di Aceh Besar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar