Pasien sembuh dari COVID-19 di Lampung bertambah jadi 168

Pasien sembuh dari COVID-19 di Lampung bertambah jadi 168

Data Terkini COVID-19 di Provinsi Lampung, Senin. (13/7/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di Lampung bertambah satu sehingga menjadi 168.

"Pasien sembuh dari COVID-19 kita berasal dari Kota Bandarlampung," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan, pasien yang sembuh tersebut merupakan seorang laki-laki dengan nomor 194. Berdasarkan hasil tes usap (swab) ke dua pada Minggu (12/7) dinyatakan negatif COVID-19.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah menjadi 295 orang

Selain ada penambahan sembuh, Kadinkes tersebut juga mengungkapkan bahwa di provinsi itu pun kasus konfirmasi positif COVID-19 mengalami tambahan satu pasien dari Kabupaten Lampung Utara.

"Dengan satu tambahan pasien baru saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Lampung berjumlah 209," katanya lagi.

Ia menjelaskan bahwa pasien yang merupakan seorang laki-laki berusia 54 tahun ini terkonfirmasi positif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (10/7).

"Pasien terkonfirmasi positif di DIY dan hasil swabnya kami terima pada Minggu (12/7), saat ini yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta," jelasnya.

Baca juga: 1.282 penambahan positif COVID-19, 1.051 sembuh

Dari 209 kasus positif COVID-19, Reihana menuturkan bahwa sebanyak 168 orang telah dinyatakan sembuh dengan 12 lainnya meninggal dunia dan menyisakan 29 pasien lagi yang masih dalam perawatan.

Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) hingga kini berjumlah 188 dengan 151 orang hasil swabnya negatif COVID-19, dan 35 lainnya meninggal dunia serta menyisakan dua orang yg masih dalam perawatan.

"Untuk orang dalam pemantauan (ODP) hingga kini berjumlah 3.701; sebanyak 3.607 telah selesai dipantau selama 14 hari, dan 84 masih dipantau serta 10 lainnya meninggal dunia," kata dia.

Baca juga: Petugasnya positif COVID-19, Puskesmas Cempaka di Garut ditutup
Baca juga: Gugus tugas telusuri positif COVID-19 pada tiga media di Surabaya
Baca juga: Satu dosen Pertanian Unsyiah positif terpapar COVID-19

 

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar