Tiga pedagang Pasar Tos 3000 Batam positif COVID-19

Tiga pedagang Pasar Tos 3000 Batam positif COVID-19

Seorang pedagang Pasar Tos 3000 Kota Batam Kepulauan Riau menjalani tes cepat COVID-19, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Sebanyak tiga orang pedagang Pasar Tos 3000 Kota Batam Kepulauan Riau bersama dua orang pelaut yang singgah dinyatakan positif COVID-19 pada Selasa.

Dengan tambahan lima orang positif COVID-19, maka tercatat 263 warga terpapar Virus Corona, sebanyak 225 orang di antaranya sembuh, 12 meninggal dan 26 orang lainnya masih dalam perawatan di RSKI COVID-19 Galang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan tiga pedagang Tos 3000 yaitu lelaki 43 tahun, 37 tahun dan 20 tahun terkonfirmasi positif COVID-19 dengan nomor 260, 262, dan 263.

"Pada 9 Juli 2020 Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kecamatan Lubuk Baja bersama Puskesmas Lubuk Baja melakukan penyisiran dan pemeriksaan RDT kepada pedagang di Pasar Toss 3000 Sungai Jodoh dan diperoleh hasil, yang bersangkutan dinyatakan reaktif," kata Rudi dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Pemkot Batam tes ulang COVID-19 terhadap pendatang dari zona hitam

Baca juga: Empat personil band dari Surabaya positif COVID-19 di Batam


Karena hasil reaktif, maka ketiganya diedukasi kemudian dievakuasi ke RSKI COVID-19 guna melaksanakan karantina/isolasi dan pengambilan sampel usap (swab) tenggorokan.

Hasil pemeriksaan usapan PCR pertama terhadap ketiga pedagang itu menunjukkan hasil negatif, dan kemudian dilakukan usapan PCR kedua yang hasilnya diketahui hari ini, positif.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas, ketiganya dalam keadaan stabil dan tidak merasakan gangguan kesehatan.

"Saat ini telah ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina di rumah sakit rujukan RSKI COVID-19 Galang Kota Batam," kata dia.

Dalam kesempatan itu Rudi menyampaikan berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi, disimpulkan sementara masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus COVID-19 yang berkaitan dengan kluster yang ada dan kasus baru dari transmisi lokal maupun impor.

"Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus COVID-19," kata dia.

Ia mengingatkan masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah, dan mengenakan masker jika ke luar rumah.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan seimbang, berolahraga teratur serta istirahat yang cukup.*

Baca juga: 218 warga sembuh COVID-19 di Batam

Baca juga: 217 warga Batam sembuh dari COVID-19

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar