Tenis

PP PELTI berencana adakan turnamen Master pada akhir tahun

PP PELTI berencana adakan turnamen Master pada akhir tahun

Petenis tunggal putra Christopher Rungkat mengembalikan bola ke arah lawan Rifki Fitriadi pada final turnamen Simulasi Internal Pelatnas Putra PP Pelti di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (14/7/2020). Christopher memenangi pertandingan melawan Rifki dengan skor akhir 2-0 (7-5, 6-4). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Kita coba pada akhir tahun untuk menyelenggarakan turnamen Master dari pemain-pemain yang mempunyai peringkat
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PP PELTI) Rildo Ananda Anwar mengatakan pihaknya berencana mengadakan turnamen Master pada akhir tahun.

"Dengan adanya pertandingan mereka (para petenis) bisa meningkatkan kemampuan untuk kompetisinya. Jadi kita harapkan nanti selesai ini, kita coba pada akhir tahun untuk menyelenggarakan turnamen Master dari pemain-pemain yang mempunyai peringkat," kata Rildo saat ditemui setelah menyaksikan pertandingan simulasi pelatnas putra di Stadion Tenis GBK, Jakarta.

PP PELTI baru rampung menyelenggarakan turnamen berformat round robin untuk para anggota pelatnas putra dan putri. Petenis senior Aldila Sutjiadi menjadi juara kategori putri yang selesai di awal Juli, sedangkan pasangan ganda campurannya saat merebut medali emas Asian Games 2018, Christopher Rungkat, merajai kategori putra yang selesai hari ini.

Baca juga: Aldila menangi kompetisi internal pelatnas putri PELTI
Baca juga: Christo jadi jawara kompetisi internal pelatnas putra PP Pelti

Turnamen tersebut diselenggarakan PELTI sebagai wadah bertanding sekaligus menjaga kondisi para petenis anggota pelatnas, karena mereka tidak dapat bertanding di dalam dan di luar negeri akibat pandemi COVID-19 sejak Maret silam.

Selain untuk wadah mengasah kemampuan para anggota pelatnas, Rildo mengatakan turnamen simulasi yang diadakan PELTI juga merupakan contoh penyelenggaraan turnamen tenis di era pandemi untuk panitia penyelenggara di berbagai daerah.

Perihal keberlanjutan pelatnas, Rildo mengatakan pelatnas masih terus berlangsung. Ia tidak menutup peluang bahwa sebagian anggota pelatnas mungkin akan pulang ke kampung halamannya, namun ia menegaskan para petenis yang pulang itu akan segera kembali ke Jakarta.

Baca juga: PP Pelti terbitkan protokol kesehatan latihan tenis

Alasan para petenis itu harus berlatih di Jakarta karena di daerah-daerah asal, mereka akan kesulitan menemukan lawan sepadan.

Lebih jauh, Rildo juga mengatakan pihaknya masih mengevaluasi para petenis junior yang memiliki peringkat bagus untuk berpeluang masuk dalam pelatnas. Ia juga tidak menutup kemungkinan bahwa PELTI akan menyelenggarakan pertandingan khusus junior.

Pelatnas tenis saat ini dihuni enam petenis putri dan enam petenis putra. Para anggota putri terdiri dari Aldila, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen, dan Rifanty Kahfiani. Sedangkan untuk anggota putra terdiri dari Christoper Rungkat, Rifqi Fitriadi, Gunawan Trismuwantara, Lucky Chandra, Tegar Abdi, dan Nauvaldo Jati.

Baca juga: PB ISSI dan PELTI teken MoU pelatnas Olimpiade 2020

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pongbot M-ONE, robot pelatih tenis meja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar