Saham Spanyol jatuh dengan indeks IBEX 35 terpangkas 1,01 persen

Saham Spanyol jatuh dengan indeks IBEX 35 terpangkas 1,01 persen

Ilustrasi. Logo perusahaan minyak Repsol di Madrid. REUTERS/Sergio Perez (REUTERS/© Sergio Perez / Reuters)

Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35 berakhir di wilayah negatif
Madrid (ANTARA) - Saham-saham Spanyol berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (14/7/2020), menghentikan keuntungan selama dua hari berturut-turut dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terpangkas 1,01 persen atau 74,90 poin, menjadi 7.352,00 poin.

Indeks IBEX 35 menambahkan 1,45 persen atau 105,80 poin menjadi 7.321,10 poin pada Senin (13/7/2020), setelah meningkat 1,16 persen atau 84,20 poin menjadi 7.321,10 poin pada Jumat (10/7/2020), rebound dari kemerosotan 1,22 persen atau 89,50 poin menjadi 7.236,90 poin pada Kamis (9/7/2020).

Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35 berakhir di wilayah negatif, sementara 11 saham lainnya di wilayah positif.

Amadeus IT Group, yang menyediakan solusi teknologi untuk sektor pariwisata, kehilangan 4,04 persen, mencatat hasil terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan operator perhotelan internasional Spanyol Melia Hotels International yang jatuh 3,88 persen, serta induk perusahaan maskapai penerbangan Anglo-Spanyol International Consolidated Airlines Group turun 3,83 persen.

Di sisi lain, perusahaan raksasa minyak, gas dan petrokimia Spanyol Repsol bertambah 2,60 persen, merupakan pemain dengan kinerja terbaik (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa telekomunikasi Telefonica yang terangkat 2,08 persen, serta perusahaan jasa keungan dan perbangkan Bankia naik 1,26 persen.

Baca juga: Saham Spanyol menguat tajam, Indeks IBEX 35 ditutup naik 105,80 poin
Baca juga: Saham Spanyol hentikan kerugian, indeks IBEX 35 meningkat 1,16 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar