Pusat kajian kitab kuning Syeikh Nawawi segera terwujud di Banten

Pusat kajian kitab kuning Syeikh Nawawi segera terwujud di Banten

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (Iluni) SMPN 1 Tirtayasa, di Serang Rabu (15/7). ANTARA/Lukman Hakim.

Insya Allah, kita duduk bersama menciptakan pembangunan terbaik di daerah Pontirta
Serang, Banten (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Serang bersama pemerintah pusat akan menjadikan tiga kecamatan sebagai kawasan wisata religi terpadu di Provinsi Banten, salah satunya adalah pusat kajian kitab kuning Syeikh Nawawi Albantani.

Tiga kecamatan yang akan menjadi kawasan wisata religi tersebut yakni Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara (Pontirta).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Ikatan Alumni (Iluni) SMPN 1 Tirtayasa di Serang Rabu mengatakan sejak menjabat sebagai bupati punya cita-cita menciptakan kawasan wisata religi di Pontirta.

Baca juga: Lomba baca "kitab gundul" diikuti ratusan santri di Lebak-Banten

Wisata terpadu tersebut merupakan perpaduan antara area ziarah, pusat kajian, kuliner, dan wisata alam.

“Setiap tahun saya meminta bantuan pemerintah pusat untuk mewujudkan ini,” kata Tatu.

Baca juga: Ponpes di Lebak kaji kitab kuning selama Ramadhan

Tatu mengungkapkan setelah menjadi kepala daerah di Kabupaten Serang, cita-cita tersebut tidak pupus.

Ia mengaku punya peluang ketika KH Ma’ruf Amin yang juga tokoh nasional dari Kecamatan Tanara, sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo. Saat itu, KH Ma’ruf selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga: Olimpiade "kitab kuning" se-Jatim diikuti 200 santri

“Ini sudah takdir Allah, pada 2019, saya meminta kepada Abah Kiai (KH.Ma’ruf Amin), sebelum menjadi wakil presiden, untuk menyampaikan permohonan kepada Bapak Presiden terkait kawasan religi di Pontirta,” ujarnya.

Permintaan tersebut ternyata disambut baik KH Ma’ruf Amin dan disampaikan kepada Presiden. Selanjutnya diteruskan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pada 2019, kemudian dilakukan proses revitaliasi kali mati, yang diproyeksikan menjadi kawasan wisata air di Kecamatan Tirtayasa.

Tidak hanya itu, Kementerian PUPR pun sudah melakukan penataan kawasan ziarah Syeikh Nawawi Albantani di Kecamatan Tanara.

“Kami masih punya banyak rencana, termasuk Insya Allah mulai tahun depan kita mulai proses pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi Albantani. Juga wisata kuliner,” ujarnya.

Menurut Tatu, rencana pengembangan kawasan wisata religi terpadu di Pontirta butuh dukungan dan partisipasi masyarakat.

Oleh karena itu, Tatu meminta Iluni SMPN 1 Tirtayasa berperan dalam proses perencanaan yang dilakukan Pemkab Serang.

“Insya Allah, kita duduk bersama menciptakan pembangunan terbaik di daerah Pontirta,” ujar Tatu.

Ketua Iluni SMPN 1 Tirtayasa Endang Suprihatin menilai Pontirta atau Kabupaten Serang bagian utara merupakan daerah dengan keislaman yang cukup kuat.

Ia pun menyambut baik rencana Pemkab Serang membangun Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi Albantani.

“Insya Allah, kami siap bersinergi dengan pemerintah,” katanya.

Pewarta: Lukman Hakim/Sambas
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Objek wisata Alquran Raksasa di Palembang kembali dibuka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar