Kemarin, urgensi TPK diminta dikaji hingga debat 22 pasal RUU Pemilu

Kemarin, urgensi TPK diminta dikaji hingga debat 22 pasal RUU Pemilu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA/HO-Humas MPR RI)

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Rabu (15/7) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik mulai dari Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pengkajian mendalam mengenai urgensi pengaktifan kembali Tim Pemburu Koruptor hingga 22 pasal RUU Pemilu masih menjadi perdebatan.

1. Ketua MPR: Kaji urgensi Tim Pemburu Koruptor

Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mendorong Menko Polhukam mengkaji lebih mendalam mengenai urgensi menghidupkan kembali Tim Pemburu Koruptor (TPK).

Selengkapnya di sini


2. Menpan-RB tanggapi wacana pembubaran lembaga negara

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menanggapi wacana 18 lembaga negara yang sedang dipertimbangkan pemerintah pusat untuk dibubarkan.

Selengkapnya di sini


3. DPR: 22 pasal dalam RUU Pemilu masih jadi perdebatan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arif Wibowo menyebutkan ada 22 pasal dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu yang masih menjadi perdebatan masing-masing fraksi sehingga RUU tersebut belum bisa dibawa ke Badan Legislasi DPR RI untuk diharmonisasi dan sinkronisasi pada Masa Persidangan IV DPR.

Selengkapnya di sini


4. KPU luncurkan gerakan coklit dan gerakan klik serentak

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum meluncurkan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih dengan nama gerakan coklit serentak (GCS) dan gerakan klik serentak (GKS).

Selengkapnya di sini


5. TNI AL lakukan investigasi KRI Teluk Jakarta yang tenggelam

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Laut akan melakukan investigasi tenggelamnya kapal perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Jakarta-541 akibat kebocoran di perairan Timur Laut Pulau Kangean pada Selasa (14/7).

Selengkapnya di sini
 

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar