Saham China berakhir anjlok, catat kerugian dalam 3 hari beruntun

Saham China berakhir anjlok, catat kerugian dalam 3 hari beruntun

Ilustrasi: Investor sedang memantau pergerakan saham China melalui komputer di rumah pialang di Shanghai (REUTERS/ALY SONG)

Beijing (ANTARA) - Saham-saham di China berakhir turun tajam pada perdagangan Kamis, mencatat kerugian untuk hari ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara China dengan Amerika Serikat.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai anjlok 4,5 persen menjadi ditutup pada 3.210,10 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China berakhir 5,37 persen lebih rendah menjadi 12.996,34 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 1,51 triliun yuan (sekitar 216 miliar dolar AS), turun dari 1,57 triliun yuan (sekitar 224,3 miliar dolar AS) pada perdagangan hari sebelumnya.

Baca juga: Saham China dibuka melemah melanjutkan penurunan dua hari sebelumnya

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 1.426 saham terhadap 70 saham di bursa Shanghai dan 2.063 saham terhadap 139 saham di bursa Shenzhen.

Saham-saham yang terkait dengan sektor minuman keras, pariwisata dan semikonduktor memimpin kerugian, dengan saham pembuat minuman keras terkemuka Kweichow Moutai Co Ltd jatuh 7,9 persen menjadi 1.614 yuan. Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, terperosok 5,93 persen menjadi ditutup pada 2.646,26 poin.

Baca juga: Rupiah Kamis sore jatuh 37 poin, meski BI turunkan suku bunga

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar