Kapolda Sumut: permasalahan di Medan terjadi karena narkotika

Kapolda Sumut: permasalahan di Medan terjadi karena narkotika

Kepala Pollda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin (kiri), menyerahkan cinderamata pada Jonni Naibaho Ketua Pedagang Pasar Tradisional Medan, Jonni Naibaho (tengah), di Medan, Kamis. ANTARA/Munawar Mandailing

... bahagia sekali karena ibu-ibu dan bapak-bapak mau datang menemui saya di sini. Ini merupakan prestasi bagi saya, karena masyarakat mau bertemu langsung...
Medan (ANTARA) - Kepala Polda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, mengatakan, banyak permasalahan di Medan ini terjadi karena narkotika sehingga banyak muncul berbagai kejahatan yang meresahkan wargamasyarakat.

"Namun alhamdullilah pada bulan terakhir ini situasi kamtibmas mulai kondusif dan masih aman serta semakin baik," ujar dia, dalam sambutannya saat menerima audensi dengan Ketua Pedagang Pasar Tradisional Medan, Jonni Naibaho, di Markas Polda Sumatera Utara, Medan, Kamis.

Ia mengapresiasi kedatangan pengurus Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Medan ke kantornya itu. "Saya bahagia sekali karena ibu-ibu dan bapak-bapak mau datang menemui saya di sini. Ini merupakan prestasi bagi saya, karena masyarakat mau bertemu langsung," ujar dia.

Sormin berpesan kepada pedagang pasar yaitu jadilah ibu yang hebat dengan menyekolahkan putra-putrinya agar menjadi lebih hebat dari ibunya. "Mintalah kepada Tuhan apa yang kamu butuhkan dan jangan apa yang kamu inginkan," katanya.

Ia juga menyampaikan, para pedagang itu adalah orang yang hebat karena menjadi barometer perekonomian di Sumatera Utara dengan tetap berdagang.

"Saya juga mengingatkan untuk tetap menjalankan anjuran protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

Sementara itu, perwakilan Pedagang Tradisional, Sumiati Tarigan, merasa bangga pada polisi yang terus menghimbau pedagang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan apabila ada pemerasan oleh preman terhadap pedagang, polisi selalu membantu.
 

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar