KKP dorong nelayan diversifikasi usaha guna tingkatkan pendapatan

KKP dorong nelayan diversifikasi usaha guna tingkatkan pendapatan

Ilustrasi - Nelayan sedang menjala ikan. ANTARA/HO-Dokumentasi KKP

Kita ingin agar rumah tangga nelayan memiliki keanekaragaman usaha untuk meningkatkan pendapatan
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong kalangan nelayan mendiversifikasi usaha, yang tidak hanya menangkap ikan, dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan dan anggota keluarganya.

"Kebanyakan nelayan menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan selesai di situ saja. Kita ingin agar rumah tangga nelayan memiliki keanekaragaman usaha untuk meningkatkan pendapatan dengan memaksimalkan pemasaran produk perikanan tidak hanya ikan segar, namun juga olahannya," kata Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP  Ridwan Mulyana dalam rilis di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Menteri Edhy: Gudang pendingin bisa tekan praktik tengkulak ke nelayan

Ia memaparkan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KP semakin gencar melakukan program pemberdayaan nelayan melalui kegiatan pengembangan dan diversifikasi usaha nelayan.

Hingga periode Juli 2020, lanjutnya, kegiatan tersebut telah melibatkan 570 rumah tangga nelayan.

Pelaksanaan diversifikasi usaha nelayan antara lain digelar di Desa Sukakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selama dua hari atau tepatnya pada 15-16 Juli 2020.

Pelaksanaannya melibatkan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP), Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, dan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melalui kegiatan CSR.

Sebanyak 30 orang nelayan dan 30 istri nelayan mengikuti kegiatan ini. Mereka didorong untuk berinovasi menciptakan usaha baru dan tidak bergantung kepada pemasukan tunggal.

"Keluarga nelayan ini kita berikan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan yang melibatkan aparat desa setempat. Kita harapkan ini dapat menjadi stimulan bagi keluarga nelayan dalam menumbuhkan mata pencaharian alternatif," ujar Ridwan.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini di antaranya kelembagaan dan manajemen kelompok usaha bersama, sosialisasi pendirian usaha dan label halal UMKM, fasilitasi permodalan, kewirausahaan dan bimbingan teknis inovasi bubu rajungan, serta perawatan mesin kapal perikanan.

Pada kesempatan ini, KKP memberikan bantuan untuk mendorong keluarga nelayan berwirausaha berupa perlengkapan perbengkelan serta perlengkapan pengolahan ikan dan bahan bakunya.

"Kami berharap nelayan dan istri nelayan yang mengikuti kegiatan ini berkomitmen untuk mengelola dan meningkatkan usaha perikanan tangkap maupun usaha ekonomi produktif lainnya dalam rangka meningkatkan pendapatannya," ucap Ridwan.

Baca juga: Pengamat: Digitalisasi perikanan perlu konsisten pendampingan nelayan
Baca juga: KKP beri kemudahan perizinan kapal nelayan Sulut

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pertama di Sumatera, Palembang miliki pasar ikan modern

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar