Tyson Ditahan Setelah Meninju Fotografer

Tyson Ditahan Setelah Meninju Fotografer

Holy-Oprah-Tyson (www.brisbanetimes.com)

Los Angeles,(ANTARA News) - Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson ditahan di Los Angeles International Airport, kata polisi, Rabu, setelah ia dilaporkan memukul seorang fotografer.

Polisi mengatakan pria bermasalah berusia 43 tahun itu ditahan menyusul perselisihan di Terminal Tujuh bandara tersebut, sebagaimana dikutip dari AFP.

Tidak ada informasi lebih lanjut yang diperoleh. Los Angeles Times melaporkan melalui lamannya bahwa petinju yang pernah menyebut dirinya "orang terburuk di dunia" ditangkap setelah "perselisihan." Laporan siaran lokal mengatakan Tyson telah menyerang seorang fotografer paparazzi.

Insiden itu terjadi setelah tahun yang sulit bagi Tyson, yang mengalami tragedi pribadi pada Mei ketika putrinya yang berusia empat tahun tewas setelah tidak sengaja terjerat kabel pada treadmill.

Tyson melejit dalam dunia tinju pada pertengahan 1980-an, menjadi juara kelas berat termuda dalam sejarah pada 1986 saat berusia 20 tahun.

Dianggap tak terkalahkan selama dekade tersebut, karir Tyson keluar jalur ketika ia mengalami kekalahan mengejutkan dari James "Buster" Douglas pada 1990.

Pada 1992, Tyson ditahan karena memperkosa ratu kecantikan di

Indianapolis, Indiana. Ia menjalani tiga tahun dari enam tahun masa tahanan dan dilepas pada 1995 - dan selalu membantah memperkosa perempuan itu.

"Iron Mike" merebut kembali tahta kelas berat tetapi jatuh ke tangan Evander Holyfield pada 1996 dan dengan jahat menggigit telinga Holyfield duakali dalam pertandingan ulang 1997.

Tyson dipenjara lagi pada 1999 karena menyerang dua orang menyusul kecelakaan lalu lintas. Tyson mengajukan bangkrut pada 2003 dan pensiun setelah kalah dari petinju Inggris Danny Williams pada 2004 dan petinju Amerika Kevin McBride pada 2005.

Tyson juga dihukum pada 2007 selama 24 jam di balik jeruji besi dan tiga tahun masa percobaan setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan memiliki obat terlarang dan menyetir di bawah pengaruh obat terlarang di Arizona.(*)

Pewarta: ricka
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Komentar