Saka Bakti Husada diminta sosialisasikan adaptasi kebiasaan baru

Saka Bakti Husada diminta sosialisasikan adaptasi kebiasaan baru

Peringatan Hari Jadi Saka Bakti Husada Ke-35 di kantor Kementerian Kesehatan Jakarta, Jumat. (ANTARA/HO-Kementerian Kesehatan)

Jakarta (ANTARA) - Saka Bakti Husada diminta untuk lebih meningkatkan peran dalam menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 serta mendukung masyarakat untuk tetap produktif.

Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat, mendorong gerakan Pramuka di bidang kesehatan tersebut untuk menyiapkan diri dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru.

“Peran yang diberikan Saka Bakti Husada telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan meningkatkan citra Gerakan Pramuka dengan menjadi pelopor hidup bersih dan sehat hingga menjadi kader penggerak pembangunan kesehatan yang membantu percepatan pencapaian cakupan upaya kesehatan,” kata Oscar dalam peringatan Hari Ulang Tahun Ke-35 Saka Bakti Husada.

Oscar Primadi membacakan sambutan Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa peringatan Saka Bakti Husada sebagai momentum penting untuk mewujudkan para kader kesehatan yang lebih inovatif & kreatif dalam membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di kehidupan sehari-hari, sehingga kehadirannya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Saka Bakti Husada yang memang berperan untuk menjadi agen pembangunan kesehatan mengangkat tema dalam peringatan hari jadi yaitu menyiapkan Generasi Sehat, Kreatif dan Berkarakter dalam Adaptasi Kebiasaan Baru.

Melalui tema tersebut, Oscar menegaskan bahwa Saka Bakti Husada memiliki peran penting dan strategis dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 serta dalam persiapan masa adaptasi kebiasaan baru.

“Pada kondisi seperti sekarang ini, peran Saka Bakti Husada sangat penting untuk dapat menjadi contoh, penyambung informasi, edukator dan pendamping di masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19,” imbuhnya.

Oscar berharap ke depan optimalisasi pembinaan dan pengembangan Saka Bakti Husada dilakukan secara terus menerus dan terintegrasi dengan melibatkan banyak pihak.

“Perkembangan saat ini perlu juga diikuti oleh berbagai kecakapan khusus yang terhimpun dalam krida-krida yang secara terus menerus diperbaharui untuk dapat menyesuaikan dengan program dan kegiatan kesehatan yang sedang berjalan,” tuturnya.

Sekjen Kemenkes berterima kasihnya kepada Saka Bakti Husada atas kinerja dan peran sertanya dalam pembangunan kesehatan selama ini dan berharap dapat terus berkarya, berperan dan berbakti untuk peningkata derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

“Dirgahayu Saka Bakti Husada, terus maju dan berkarya mendorong masyarakat sehat dan negara kuat. Satu Pramuka untuk Satu Indonesia,” kata dia.

Peringatan Hari Jadi Saka Bakti Husada ke-35 tahun 2020 akan dilaksanakan rangkaian acara dari pusat hingga daerah seperti menanam salah satu jenis tanaman obat keluarga hingga 10 ribu orang dengan pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan di rumah masing-masing anggota Saka Bakti Husada.

Selain itu Gerakan Lingkungan Bersih dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat di rumah dan sekitar tempat tinggal, edukasi kepada masyarakat minimal ke empat rumah di sekitar rumah anggota Saka Bakti Husada, dan berbagai perlombaan.

Baca juga: Wapres minta pemuka lintas agama mendukung adaptasi kebiasaan baru
Baca juga: Pramuka tekankan disiplin dan hidup bersih hadapi COVID-19

 

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemdikbud gencarkan Gerakan 31 Hari Tantangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar