Bulu tangkis

Jadi unggulan di turnamen internal PBSI, Gregoria waspadai pemain muda

Jadi unggulan di turnamen internal PBSI, Gregoria waspadai pemain muda

Pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung berlatih jelang All England 2020 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (5/3/2020). Sebanyak 25 atlet Indonesia ikut ambil bagian dan ditargetkan dapat meraih satu gelar dalam turnamen bulu tangkis tertua dunia yang akan berlangsung pada 11-15 Maret 2020 di Birmingham, Inggris. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung mengaku akan mewaspadai pemain-pemain muda dalam turnamen internal PBSI yang digelar pada 22-24 Juli 2020 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam turnamen tersebut, atlet asal klub bulu tangkis Mutiara Cardinal Bandung itu menjadi unggulan pertama. Sedangkan menurut catatan BWF, saat ini Gregoria menduduki peringkat ke-21 dunia.

Namun meski menjadi atlet yang paling dijagokan, Gregoria tetap mewaspadai para pemain muda yang dianggapnya bisa menjadi ancaman baginya, sehingga harus dihadapi dengan persiapan sebaik mungkin.

“Memang peluang untuk bisa jadi juara di turnamen internal ini terbuka lebar, tapi bukan berarti mudah. Semuanya pasti mau jadi juara. Makanya, saya anggap semua lawan itu berat,” kata Gregoria dikutip dari laman resmi PBSI, Senin.

Baca juga: Latihan kembali normal, Gregoria tingkatkan kondisi fisik
Baca juga: Olimpiade ditunda, Gregoria Mariska bisa lebih fokus cari gelar juara


Lebih lanjut, perempuan berusia 20 tahun itu pun mengatakan beberapa pemain muda yang diperkirakan dapat menjadi ancaman terbesar, di antaranya Putri Kusuma Wardani serta Stephanie Widjaja.

Menurut Gregoria, pemain-pemain muda yang ada di turnamen internal itu patut diwaspadai karena mereka bermain lebih berani dan tanpa beban. Selain itu, sambung dia, semangat mereka di lapangan juga tidak bisa diremehkan.

“Pemain-pemain muda itu tampil lebih berani. Mereka bisa bermain lebih lepas dan nothing to lose, tanpa beban. Beda dengan pemain senior yang biasanya lebih sulit untuk bermain lepas. Inilah yang harus saya waspadai dari mereka,” ungkap Gregoria.

Secara keseluruhan, ada sebanyak 16 pemain tunggal putri yang akan bertanding pada turnamen internal PBSI. Pertandingan dibagi menjadi dua sesi setiap harinya, yakni sesi pagi yang dimulai pukul 08.30 WIB dan sesi sore pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Tekuk Apriyani/Mychelle, Ribka/Fadia juara turnamen internal PBSI
Baca juga: Tekuk Shesar, Ginting juara turnamen internal PBSI
Baca juga: Praveen/Melati juara turnamen internal PBSI
Baca juga: Fajar/Yeremia juarai ganda putra dengan kalahkan Kevin/Reza


Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

70 persen tiket Indonesia Masters 2020 dijual langsung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar