Tingkat kesembuhan COVID-19 di Kota Bogor turun menjadi 69,91 persen

Tingkat kesembuhan COVID-19 di Kota Bogor turun menjadi 69,91 persen

Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan tes swab terhadap 191 karyawan dan karyawati toko swalayan Yogya Junction Kota Bogor, di Kota Bogor, Senin (13/7/2020). ANTARA/HO/Pemkot Bogor

Tiga kasus tersebut 'imported case', yakni warga Kota Bogor beraktivitas di luar Kota Bogor dan tertular di luar Kota Bogor
Bogor (ANTARA) - Tingkat kesembuhan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor menurun dari 70,40 persen pada sehari sebelumnya menjadi 69,91 persen pada Senin ini, setelah ditemukannya tiga kasus baru positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, di Kota Bogor, Senin, mengatakan Dinas Kesehatan menemukan lagi tiga kasus terkonfirmasi positif pada Senin ini.

"Tiga kasus tersebut adalah 'imported case', yakni warga Kota Bogor yang beraktivitas di luar Kota Bogor dan tertular di luar Kota Bogor, tapi notifikasinya disampaikan ke Dinas Kesehatan Kota Bogor," katanya.

Baca juga: Yogya Junction Bogor diizinkan beroperasi lagi

Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno dengan adanya tambahan tiga kasus baru positif COVID-19 maka akumulasi kasus positif di Kota Bogor menjadi 226 kasus.

Sedangkan, kasus positif yang sembuh tambah satu kasus menjadi 158 kasus. Dengan data tersebut, maka tingkat kesembuhan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor, pada hari ini menjadi 69.91 persen.

Pada sehari sebelumnya, Minggu (19/7), akumulasi kasus positif COVID-19 adalah 223 kasus, sedangkan kasus positif sembuh adalah 157 kasus sehingga tingkat kesembuhannya adalah 70,40 persen.

Baca juga: Bupati Bogor bolehkan warga gelar resepsi pernikahan

Tingkat kesembuhan kasus COVID-19 di Kota Bogor sebelumnya telah mencapai 72,35 persen pada Sabtu (18/7), sedangkan pada Jumat (17/7) mencapai 71,75 persen.

Adanya tambahan tiga kasus baru positif COVID-19 serta satu kasus positif sembuh, kata dia, sehingga jumlah kasus positif yang saat ini dalam perawatan di rumah sakit di Kota Bogor tercatat menjadi 48 kasus.

Selain kasus positif COVID-19, di Kota Bogor saat ini ada 43 pasien dalam pengawasan, kemudian ada 48 warga Kota Bogor dalam pemantauan serta 75 orang tanpa gejala.

Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Bogor: Ada enam kasus baru positif COVID-19

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, adanya kasus baru positif COVID-19 yang ditemukan dalam beberapa hari terakhir, sehingga GTPP COVID-19 Kota Bogor berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan, khususnya pemakaian masker, secara masif kepada seluruh warga Kota Bogor.

Baca juga: Pemkot Bogor-Pos Indonesia salurkan bansos tahap II

Menurut dia, salah satu wujud dari kampanye pamakaian masker secara masif, dalam GTPP Kota Bogor bekerja sama dengan Kodim 0606 Kota Bogor melakukan perasi masker di empat lokasi di Kota Bogor, pada Sabtu (18/7).

Dalam operasi tersebut, warga Kota Bogor yang tidak mamakai masker diberikan masker sekaligus diingatkan untuk selalu menggunakan masker pada seluruh kegiatan di luar rumah.

Baca juga: PSBB Proporsional Bogor Depok Bekasi diperpanjang hingga 1 Agustus



 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar