Makassar (ANTARA News) - Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia bersama Universitas Sultan Hasanudin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, akan melakukan kerja sama dalam hal penelitian bersama di bidang pertanian dan industri.

Kerjasama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak bersama tiga agensi yang berada di bawah naungan kementerian itu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, di Makassar, Rabu.

Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia, Dato` Maximus Johnity Ongkili mengatakan, tiga agensi yang akan bekerja sama dengan Unhas yakni, Mimos, Sirim Berhard dan Technology Park Malaysia.

Mimos adalah lembaga yang bergerak dalam penelitian teknologi pertanian. Sementara Sirim Berhad dan Tecnologi Park Malaysia adalah lembaga teknologi industri yang akan menyertifikasi kualitas produk atau pemberi lebel standar mutu barang yang ada di Malaysia.

Maximus menambahkan, ada beberapa penelitian yang akan dilakukan bersama, termasuk tentang teknologi pengeluaran asam buah, obat-obat ilmiah serta rumput laut.

"Rumput laut di Sulawesi Selatan akan diteliti untuk mencari genetik yang terbaik dari rumput laut," katanya.

Menurut dia, penelitian bersama yang menggunakan anggaran RM2 juta tersebut akan dilakukan di Malaysia dan Sulawesi Selatan selama tahun 2010, dimulai bulan Januari.

Selain Rektor Prof. Idrus Paturusi yang mewakili Unhas, penandatanganan MoU itu juga disaksikan Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri Mohammad Najib Tun Razak dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. (*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009