Inggris: tidak ada bukti campur tangan Rusia dalam "voting" Brexit

Inggris: tidak ada bukti campur tangan Rusia dalam "voting" Brexit

Ilustrasi - Brexit atau keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa. ANTARA/Shutterstock/am (ANTAR/Shutterstock)

London (ANTARA) - Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps pada Rabu mengatakan bahwa tidak ada bukti campur tangan Rusia dalam pemungutan suara (voting) referendum keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) pada 2016.

Shapps juga menekankan bahwa badan mata-mata Inggris tidak lengah atau mengalihkan perhatiannya dari Rusia.

"Perlu ada beberapa bukti bahwa ada masalah di sana - yang mana memang tidak ada," kata Shapps kepada Sky ketika ditanya apakah harus ada penyelidikan lebih lanjut tentang kemungkinan campur tangan Rusia dalam referendum Inggris tentang Uni Eropa.

Komite intelijen dan keamanan parlemen Inggris dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Selasa (21/7) mengatakan ada indikasi sumber terbuka bahwa Rusia telah berusaha untuk mempengaruhi kampanye Brexit, tetapi tidak ada bukti kuat yang dihasilkan dalam laporan itu.

"Saya kira itu bukan alasan mengapa dinas intelijen mengalihkan perhatian," kata Shapps kepada saluran berita televisi Sky.

Sumber: Reuters
Baca juga: Laporan parlemen Inggris: Rusia campuri referendum Skotlandia 2014
Baca juga: Putin: Rusia tidak pengaruhi Inggris untuk tinggalkan Uni Eropa
Baca juga: Putin: Rusia analisis konsekuensi dari Brexit

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jepang dan Inggris teken kesepakatan perdagangan bebas pasca-Brexit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar