Relawan uji coba tahap tiga Vaksin Sinovac China dilindungi asuransi

Relawan uji coba tahap tiga Vaksin Sinovac China dilindungi asuransi

Seorang anggota staf menunjukkan sampel vaksin COVID-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd. yang berada di Beijing, China, 11 April 2020. (ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras)

kami pantau ketat, tiga hari, lima hari, 14 hari, dan seterusnya
Bandung (ANTARA) - Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Dr Kusnandi Rusmil Sp AK MM mengatakan warga yang menjadi relawan dalam uji coba tahap tiga Vaksin Sinovac dari China akan dilindungi oleh asuransi.

"Jadi diberikan asuransi atau dicover asuransi selama ikut penelitian, dan tidak dibayar karena mereka secara sukarela," kata Prof Kusnandi, saat jumpa pers di Rumah Sakit Pendidikan Unpad Kota Bandung, Rabu.

Dia mengatakan setelah disuntikkan vaksin tersebut seluruh relawan akan dipantau oleh tim yang telah disiapkan.

"Terus kami pantau ketat, tiga hari, lima hari, 14 hari, dan seterusnya. Kalau dia sakit, apakah gejala dari vaksin itu atau tidak. Nanti dia periksa ke dokter lain, saya yang akan tanya ke dokter itu lebih dalam," kata dia.

Menurut dia sampai saat ini banyak warga yang mengajukan diri untuk menjadi relawan uji klinis tahap tiga vaksin tersebut seperti pegawai serta para dokter dari salah satu rumah sakit di Jakarta.

Baca juga: Perektrutan relawan Vaksin Sinovac China tunggu izin Komite Etik

Baca juga: Uji klinis Vaksin Sinovac China dilakukan di enam tempat Kota Bandung


"Namun saya tolak, itu pegawai rumah sakit sama dokternya. Karena mereka tidak tinggal di Bandung, susah kita mengawasinya. Yang mendaftar juga sudah banyak yang ingin ikut, tapi kan kita belum mulai, nanti awal Agustus," kata dia.

Sementara itu Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Dr Eddy Fadlyana SpA(K) MKes mengatakan uji klinis tahap ketiga Vaksin Sinovac dari China akan dilakukan di enam tempat di Kota Bandung, yakni empat puskesmas, Balai Kesehatan Unpad dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad.

"Dengan jumlah subjek tersebut maka penelitian ini akan dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan enam side penelitian yang terdiri dari empat puskesmas di Kota Bandung, Balai Kesehatan Unpad dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad," kata Dr Eddy Fadlyana.

Keempat puskesmas di Kota Bandung yang akan dijadikan uji coba tahap tiga Vaksin Sinovac ialah Puskesmas Garuda, Puskesmas Ciumbeuleuit, Puskesmas Dago dan Puskesmas Puter.

"Di enam site tempat penelitian itu kami juga sudah melakukan pelatihan-pelatihan. Pelatihan-pelatihan dari tempat-tempat tersebut membuat tim yang terdiri dari dokter umum lebih dari antara 30 hingga 40," kata dia.

Selain dokter umum, juga merekrut dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis penyakit anak dan juga keahlian-keahlian yang lain-lainnya sesuai dengan kebutuhan dari penelitian ini.

Baca juga: Indonesia terima calon vaksin COVID-19 dari China untuk uji klinis III

Baca juga: Stafsus BUMN: Bio Farma uji klinis vaksin Covid dari Sinovac China

 

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Efektif atau tidak vaksin COVID-19, jika strain virus China beda dengan Indonesia?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar