Menteri PPPA: Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial

Menteri PPPA: Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial

Badut Polisi memberikan masker kepada anak-anak dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional di Balai Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/7/2020). Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli mengambil tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju". ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan peringatan Hari Anak Nasional 2020 bukan sekadar seremonial, melainkan juga diikuti dengan berbagai kegiatan yang konkret.

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama panitia mengadakan berbagai kegiatan seperti webinar dan pemenuhan kebutuhan spesifik anak," kata Bintang dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Menteri PPPA: Pengasuhan anak bukan hanya tugas perempuan

Bintang mengatakan beberapa seminar daring bertema tentang pengasuhan anak yang juga melibatkan para pegiat Forum Anak dari seluruh Indonesia.

Sedangkan pemenuhan kebutuhan spesifik anak dilakukan sebagai bantuan bagi anak-anak yang terdampak pandemi COVID-19.

"Selain dibantu dunia usaha dan relawan, pemenuhan kebutuhan spesifik anak juga menggunakan 70 persen dana dekonsentrasi Kementerian melalui dinas pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak di daerah yang dilakukan serentak pada 11 Juli 2020," tuturnya.

Bintang menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pihak yang terlibat dalam berbagai seminar daring dan pemenuhan kebutuhan spesifik anak.

Baca juga: Menko PMK: Perlindungan anak tentukan keberhasilan Indonesia emas

"Tidak hanya mendapatkan bantuan dari dunia usaha, penyaluran pemenuhan kebutuhan spesifik anak juga dibantu oleh para mitra Kementerian. Hal ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa," katanya.

Tentang acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 yang akan diadakan pada Kamis (23/7), Bintang mengatakan akan dilakukan secara virtual diikuti para pegiat Forum Anak dan anak-anak dari seluruh Indonesia.

"Kami berharap acara ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan selama anak berkegiatan di rumah," ucapnya. 

Baca juga: Kemen PPPA: Dua dari tiga anak Indonesia pernah alami kekerasan
Baca juga: Menteri Agama: Anak tentukan masa depan Indonesia
Baca juga: Sejumlah penghargaan diberikan KPAI pada Hari Anak Nasional 2020

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar