Anak-anak sampaikan aspirasi pada Hari Anak Nasional

Anak-anak sampaikan aspirasi pada Hari Anak Nasional

Anak-anak berlari menuju ruang kelas di SD Negeri 1 Praja Taman Sari di Desa Wonuamonapa, Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (13/7/2020). Sekolah terpaksa menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka tiga kali sepekan karena keterbatasan sarana pendukung pembelajaran jarak jauh secara daring guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon/hp.

Jakarta (ANTARA) - Anak-anak Indonesia menyampaikan aspirasi mereka pada acara puncak peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis.

Aspirasi anak-anak Indonesia tertuang dalam 12 butir Suara Anak Indonesia 2020 yang dibacakan pada acara peringatan Hari Anak Nasional. 

"Pertama, memohon kepada pemerintah untuk mengoptimalkan pemerataan akta kelahiran di seluruh Indonesia," kata Abriana Seraf Olievera, perwakilan anak yang membacakan Suara Anak Indonesia 2020.

Selain itu, anak-anak Indonesia meminta kepada pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk memberikan ruang berpendapat kepada anak dalam berbagai aspek serta mengajak pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk mengoptimalkan edukasi, pengawasan, dan penyebaran informasi layak anak.

"Keempat, mengajak pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan edukasi, pengawasan, serta implementasi dari revisi Undang-Undang Perkawinan untuk menekan angka perkawinan usia anak," kata Abriana, siswa SMP Negeri 2 Selomerto di Kabupaten Wonosobo.

Kelima, anak-anak mendukung upaya pemerintah dan seluruh masyarakat mengoptimalkan sarana dan prasarana penunjang lembaga kesejahteraan sosial anak serta memberikan pengasuhan alternatif kepada anak terdampak COVID-19 dengan memperhatikan kesiapan anak dalam menghadapi tatanan normal baru.

Keenam, anak-anak mendukung penuh upaya pemerintah untuk meningkatkan penanganan kesehatan mental serta fisik anak melalui penyebaran informasi protokol kesehatan, mempercepat akses air bersih secara menyeluruh, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ketujuh, Forum Anak akan mendukung pemerintah memantau dan memperketat peraturan terkait iklan, promosi, dan sponsor rokok di seluruh wilayah Indonesia.

"Kedelapan, memohon kepada pemerintah untuk memeratakan akses internet dan menyesuaikan kurikulum untuk pembelajaran jarak jauh dengan mempertimbangkan keadaan daerah masing-masing," kata Abriana.

Kesembilan, anak-anak meminta pemerintah melakukan pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar serta meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus.

Kesepuluh, anak-anak mengajak pemerintah, masyarakat, dan keluarga di seluruh Indonesia untuk meningkatkan edukasi dan kemampuan pengasuhan anak serta menolak segala bentuk kekerasan pada anak.

Kesebelas, anak-anak mengajak pemerintah, tenaga kependidikan, dan masyarakat Indonesia untuk mengoptimalkan pemberian edukasi dan menolak segala bentuk perundungan terhadap anak di lingkungan sekolah, masyarakat, dan media sosial.

Keduabelas, anak-anak mendukung pemerintah untuk meningkatkan perhatian pada anak berkebutuhan khusus baik pelayanan kesehatan dan pembuatan konten pendidikan yang ramah disabilitas.

Suara Anak Indonesia merupakan salah satu hasil pertemuan Forum Anak Nasional yang rutin diadakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli.

Pada masa pandemi COVID-19, perwakilan Forum Anak di seluruh Indonesia menggelar pertemuan penyusunan Suara Anak Indonesia 2020 secara virtual.

Baca juga:
Hari Anak Nasional, Presiden-Ibu Negara kampanyekan protokol kesehatan
Peringatan Hari Anak Nasional digelar virtual

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar