Future Financial Festival sasar milenial melek ekonomi dan investasi

Future Financial Festival sasar milenial melek ekonomi dan investasi

Ilustrasi penggunaan aplikasi startup oleh milenial di sebuah mal kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Menurut data IDCIS jumlah startup meningkat, pada 2018 sebanyak 992 perusahaan rintisan ini terdaftar di Indonesia (Antara/ Livia Kristianti).

Kami merasa perlu membuat sebuah kegiatan yang memberikan wawasan dan pengetahuan baru terutama dalam bidang ekonomi, keuangan
Jakarta (ANTARA) - Acara bertajuk Future Financial Festival (FFF) 2020 yang digelar Samara Media & Entertainment mulai digelar Sabtu (25/7) dan akan menyasar masyarakat, khususnya generasi milenial untuk menambah wawasan dan edukasi terkait ekonomi dan investasi.

Group CEO Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto mengatakan acara yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 25-26 Juli 2020 ini dilaksanakan dengan latar kondisi perekonomian baik global, maupun domestik yang terpuruk akibat pandemi COVID-19.

"Kita melihat ekonomi sedang dalam posisi yang kurang baik. Kami merasa perlu membuat sebuah kegiatan yang memberikan wawasan dan pengetahuan baru terutama dalam bidang ekonomi, keuangan," kata Ben dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat.

Ben menilai bahwa belakangan ini terjadi anggapan bahwa generasi milenial yang tidak pandai menabung, bahkan berpotensi kesulitan untuk mengajukan kredit rumah.

Padahal di sisi lain, rasio tabungan (saving ratio) terutama di kalangan milenial sudah meningkat.

"Banyak juga milenial yang sudah investasi saham dan mulai belajar reksadana. Lewat forum ini, banyak sekali yang bisa dipelajari dan kegiatan ini menjangkau 'nationwide' agar anak muda melek ekonomi," kata Ben.

Selama dua hari, FFF 2020 akan terbagi dalam tiga chanel, yakni kelas makro ekonomi, sesi talks (seputar banking talks, stock market talks, dan sebagainya), serta live music.

Ketiga chanel Future Financial Festival 2020 ini akan terbagi dalam 36 sesi yang diisi oleh 70-80 pembicara ahli di bidangnya, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro.

Sebanyak 24 sesi dapat diakses peserta secara gratis, sementara 12 lainnya merupakan chanel berbayar yang dapat diperoleh tiketnya melalui Vidio.com, Go-Tix dan Loket.com.

Untuk sesi berbayar tersebut, tiket dapat dibeli seharga Rp700.000 per orang, namun juga tersedia dalam pilihan paket untuk kelompok mulai dari 3-10 orang dengan kisaran harga Rp1,9 juta sampai Rp5,9 juta.

Dari kegiatan ini, Samara Media & Entertainment menargetkan FFF 2020 diikuti oleh 50.000 peserta, mengingat konsep live streaming yang dapat dijangkau oleh seluruh wilayah.

Baca juga: Teten sebut usaha rintisan milenial masa depan ekonomi masyarakat
Baca juga: BI sebut sifat konsumtif milenial perkuat ekonomi Indonesia


 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wishnutama ajak TV, radio, film, dan seniman bantu edukasi soal COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar