Tips belanja saat pandemi

Tips belanja saat pandemi

Ilustrasi belanja (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Di masa adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini, meminimalisir bepergian sangat dianjurkan guna mencegah penularan virus corona (COVID-19).

Namun dalam keadaan mendesak, kadang kita harus pergi ke luar rumah untuk berbelanja keperluan rumah.

Jika Anda terpaksa berbelanja ke supermarket atau pasar, berikut sejumlah tips yang bisa diaplikasikan dikutip dari berbagai sumber:

1. Belanjalah hanya untuk keperluan yang benar-benar mendesak dan tak bisa dibeli dengan menggunakan sistem pengantaran.
2. Belanjalah sendiri di jam-jam yang tidak sibuk guna menghindari banyaknya pembeli.
3. Bersihkan tangan dengan hand sanitizer sesering mungkin sebelum masuk toko dan setelah keluar toko serta setiap habis memilih barang.
4. Pakai masker dan tetap jaga jarak setidaknya 1,8 meter satu sama lain.
5. Hanya sentuh barang yang benar-benar Anda ingin beli. Hindari menyentuh sebisa mungkin.
6. Tak perlu pakai sarung tangan karena sarung tangan bisa jadi terkontaminasi. Sebaiknya sering gunakan hand sanitizer alih-alih pakai sarung tangan.
7. Jangan sentuh wajah dan hindari memegang mata, hidung dan mulut.

Sesampainya di rumah, jangan lupa langsung cuci tangan. Berikut kiat untuk menangani barang-barang belanjaan:
1. Untuk bahan makanan seperti daging, unggas, dan seafood, atau makanan lain yang mudah rusak dalam dua jam sebaiknya langsung didinginkan atau dibekukan. Cuci tangan dengan sabun usai menyimpan bahan makanan tersebut.

Bakteri berbahaya tumbuh tercepat pada suhu antara 5 derajat Celcius dan 60 derajat Celcius. Jika Anda beli daging, unggas atau makanan laut, jangan lupa minta es batu untuk menjaga suhu di bawah 5 derajat.

2. Jangan gunakan semprotan atau produk sanitasi makanan yang mengandung desinfektan seperti pemutih atau amonia. Ini dapat menyebabkan kerusakan internal yang parah dan dapat menyebabkan kematian.
3. Jika tas kain atau tas yang dapat digunakan kembali digunakan untuk menyimpan produk yang dikemas, cuci secara teratur dan keringkan dalam pengaturan hangat.
4. Untuk sayur mayur dan buah, jangan disemprot disinfektan. Membersihkannya cukup dengan dicuci dengan air yang mengalir.

Di masa pandemi, sejumlah pelaku industri ritel groceries di Indonesia berusaha untuk menarik konsumen.

Salah satunya adalah Giant yang menghadirkan program belanja Harga Teman guna menarik minat belanja.

"Giant Harga Teman untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan tersedianya produk-produk kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dengan kualitas terbaik di seluruh jaringan Giant," kata Head of Marketing Giant Indonesia, Tulus Prasetio dalam keterangan pers pada Jumat.

Pada periode ini, Harga Teman menghadirkan program "Sembako Murah Setiap Hari" melalui paket sembako yang dibanderol dengan harga menarik.

Program "Sembako Murah Setiap Hari" dibanderol dengan paket Rp67.000 yang dijual di seluruh toko Giant Ekpres dan Giant Ekstra, terdiri dari beras premium, minyak goreng, gula pasir, kecap manis, mie goreng.

Sedangkan paket Rp135.000 meliputi beras premium, minyak goreng, gula pasir, kecap manis, mie goreng dan kantong belanja pakai ulang.

Selain itu, promosi Serba Serbu Rp10.000 untuk produk kebutuhan sehari-hari seperti sabun, pembersih rumah, kebutuhan dapur, biskuit, dan sebagainya masih tetap hadir.

Untuk produk ikonik Harga Teman kali ini, Giant memanjakan masyarakat melalui penawaran terbaik untuk pilihan potongan ayam dengan harga termurah dan juga produk baru "Muffin Coklat" yang dibuat langsung dari Dapur Roti Giant.

"Giant juga memperbarui tampilan pemesanan via WhatsApp agar memudahkan pelanggan dalam memilih dan mencari produk yang dibutuhkan," kata Tulus.

Baca juga: Tips berbelanja online hemat di bulan Ramadhan

Baca juga: Musik latar di toko dan resto berpengaruh pada pembeli

Baca juga: Tips belanja cerdas ala Prita Gozie

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PSA - Cara belanja aman saat pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar