Perangkat Istana jalani "rapid test" setiap hari

Perangkat Istana jalani "rapid test" setiap hari

Foto Dok - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menyampaikan keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz.

Saya dengan pak deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg, yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu 'rapid test' setiap hari
Jakarta (ANTARA) - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan semua perangkat yang ada di Istana Presiden, khususnya yang rutin bertemu dengan Presiden, menjalani rapid test atau tes cepat setiap hari.

"Saya dengan pak deputi dan perangkat tentu dengan Mensesneg, yang selalu setiap hari bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test setiap hari," ujar Heru dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Pernyataan Heru itu menjawab pertanyaan terkait rutinitas cek kesehatan yang biasa dijalani Presiden dan perangkat Istana, untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Istana Presiden.

Baca juga: Istana : Setiap tamu Presiden Jokowi diperiksa kesehatan secara ketat

Untuk diketahui, Jumat hari ini, Presiden dijadwalkan melakukan tes kesehatan termasuk juga swab. Heru menyampaikan Presiden memang biasa menjalani cek kesehatan sepekan sekali.

Adapun sebelumnya sempat dikhawatirkan kondisi kesehatan Presiden Jokowi lantaran pada 16 Juli 2020 sempat bertemu dengan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, yang saat ini terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19.

Heru menyatakan seluruh perangkat Istana menjaga betul kesehatan Presiden.

Sebagai contoh, selain rutinitas rapid test setiap hari dan swab test atau tes usap berkala yang dilakukan perangkat Istana, petugas yang melayani Presiden juga bekerja dalam sistem sif dua bulan sekali.

Baca juga: Presiden Jokowi jalani tes kesehatan termasuk swab

"Contoh yang dekat dengan bapak Presiden, yang melayani, yang memasak, dan lain-lain, itu 2 bulan baru berganti. Setiap pergantian kami lakukan swab, termasuk dengan Paspampres kami lakukan swab," tuturnya menjelaskan.

"Misalnya, besok ada jadwal pergantian dua bulan, berarti malam ini yang baru sudah kami lakukan swab. Dia masuk dan bekerja tidak boleh berinteraksi dengan yang lainnya sampai dengan dua bulan berikutnya," tuturnya menambahkan.

Baca juga: Presiden undang pekerja informal ke Istana Bogor untuk diberi modal

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dishub Kalbar tutup rute penerbangan 2 maskapai

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar