Tenis

Halep diragukan tampil di Palermo setelah aturan karantina Italia

Halep diragukan tampil di Palermo setelah aturan karantina Italia

Dokumentasi - Petenis Rumania Simona Halep mengangkat trofi kejuaraan Wimbledon 2019 usai menundukkan Serena Williams di London, Inggris, Sabtu (13/7/2019). ANTARA/REUTERS/Hannah McKay/aa.

Jakarta (ANTARA) - Turnamen Palermo Ladies Open yang akan datang bisa kehilangan pemain nomor dua dunia Simona Halep setelah Italia memutuskan untuk menerapkan wajib karantina 14 hari untuk orang-orang yang datang dari Rumania dan Bulgaria di tengah pandemi virus corona.

Seperti disiarkan Reuters, Sabtu, menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza, Jumat, mengatakan, orang yang telah berada di Rumania dan Bulgaria pada 14 hari terakhir akan dikarantina pada saat kedatangan di Italia, langkah yang ditujukan untuk mencegah import kasus COVID-19.

Palermo akan menandai event tenis profesional pertama untuk WTA maupun ATP Tour sejak awal Maret dengan pertandingan dijadwalkan akan digelar pada lapangan tanah liat di ibu kota Sisilia itu mulai 3 Agustus.

Direktur turnamen Oliviero Palma mengatakan panitia penyelenggara telah menulis surat mendesak kepada Speranza, meminta pengecualian bagi pemain tenis yang ambil bagian dalam event tersebut.

"Ketentuan itu akan menghukum pemain seperti (petenis Rumania) Simona Halep, peringkat dua dunia dan juara bertahan Wimbledon, tidak akan ambil bagian di turnamen Palermo sama sekali," kata Palma dalam satu pernyataan yang dikutip Reuters.

Italia adalah negara pertama di Eropa yang sangat terpukul oleh virus corona baru namun jumlah infeksi baru setiap hari yang dilaporkan hanyalah sebagian kecil dari yang terlihat pada akhir Maret. Negara tersebut telah mencatat lebih dari 35.000 kematian dari virus tersebut.

Palermo akan menerapkan tindakan pencegahan kesehatan yang ketat dan semua pemain akan menjalani tes COVID-19 sebelum mereka datang, pada saat kedatangan dan setiap empat hari berikutnya.

"Kami yakin bahwa protokol kesehatan yang diadopsi oleh WTA sangat ketat untuk menjamin keselamatan dan kesehatan bukan saja atlet, tapi juga semua berbagai pekerja yang terlibat dalam event tersebut," kata Palma.

"Saya tegaskan bahwa semua syarat dan jaminan yang dibutuhkan untuk memberi pengurangan bagi semua petenis yang datang dari Rumania atau Bulgaria sudah ada, untuk menghindarkan mereka dari karantina dan karenanya mengundurkan diri dari turnamen."

Baca juga: Simona Halep berharap bisa tampil di Palermo Open bulan depan

Baca juga: Seluruh turnamen tenis di China batal digelar

Baca juga: Inggris bolehkan penonton masuk stadion mulai 1 Oktober

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pongbot M-ONE, robot pelatih tenis meja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar