Pasien sembuh COVID-19 di Denpasar bertambah 40 orang

Pasien sembuh COVID-19 di Denpasar bertambah 40 orang

Jubir GTPP COVID-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai (kanan) menyebutkan kesembuhan pasien bertambah 40 orang hari ini di Denpasar.(ANTARA/ I Komang Suparta/2020)

disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga
Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali mencatat sebanyak 40 orang sembuh dari jumlah pasien positif sebanyak 894 orang yang menjalani perawatan.

"Kasus sembuh melonjak hari ini, tercatat 40 orang sembuh, prosentase kesembuhan pasien juga meningkat menjadi 73,82 persen, sedangkan kasus positif bertambah 16 orang," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan walau terjadi penambahan pasien sembuh COVID-19, tapi juga tercatat 16 orang kasus positif yang tersebar di 11 wilayah desa dan kelurahan," ujarnya.

Lebih lanjut Dewa Rai menyebutkan penambahan kasus baru tersebar di 11 desa dan kelurahan, jika dilihat dari data sebaran kasus di Kelurahan Sumerta tertinggi mencatatkan tiga kasus baru, selanjutnya Desa Tegal Harum, Kelurahan Sesetan dan Kelurahan Padangsambian yang mencatatkan masing-masing dua kasus, sedangkan sisanya hanya mencatatkan satu orang kasus baru.

Baca juga: Pandemi COVID-19, ISI Denpasar tunda agenda internasional

Baca juga: Tim GTPP Kota Denpasar lakukan tes cepat 208 kru kapal motor


"Angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif COVID-19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Karena melihat dari data bahwa di tengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif COVID-19. Karena itu diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Dewa Rai yang juga Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar mengajak masyarakat bersama-sama memiliki tanggung jawab untuk memutus mata rantai pandemi COVID-19.

Dewa Rai menjelaskan walau saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan era baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukkan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk cukup tinggi di Kota Denpasar.

"Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah," ucapnya.

Secara akumulatif COVID-19, Dewa Rai menjelaskan kasus COVID-19 di Kota Denpasar sebanyak 1.211 kasus positif. Rinciannya adalah 894 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia, dan 303 orang masih dalam perawatan.

Baca juga: GTPP COVID-19 Denpasar sosialisasi tatanan kehidupan era baru

Baca juga: GTPP Denpasar nyatakan pasien sembuh COVID-19 bertambah 10 orang

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkot Denpasar batasi ASN yang bekerja di kantor

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar